Example floating
Example floating
Example 728x250
Sulawesi Tengah

Kolaborasi Sulteng dan KPK, Wujud Nyata Perangi Korupsi

×

Kolaborasi Sulteng dan KPK, Wujud Nyata Perangi Korupsi

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi dan penyelarasan komitmen pemberantasan korupsi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. ASET: Istimewa

KUTORA.ID, Sulteng –Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin langsung rombongan kepala daerah dan ketua DPRD dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah dalam kegiatan sosialisasi dan penyelarasan komitmen pemberantasan korupsi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Kamis 7 Agustus 2025.

Dalam kunjungan itu, Gubernur menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata memperkuat komitmen antikorupsi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Hari ini saya bersama para bupati, wali kota, dan ketua DPRD se-Sulteng berkunjung ke KPK. Ini bentuk nyata komitmen kita menyatukan aksi pemberantasan korupsi dari pusat hingga ke daerah,” ujar Anwar Hafid.

Baca Juga:  Perkuat Kinerja Pemerintahan, Bupati Erwin Burase Lantik Pejabat Parigi Moutong

Mantan Bupati Morowali dua periode itu menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di Sulawesi Tengah.

“Kami ingin memastikan bahwa pemerintahan di Sulawesi Tengah berjalan secara bersih, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan KPK menjadi strategi penting dalam menanamkan nilai integritas sebagai landasan pembangunan.

“Integritas harus menjadi pondasi utama membangun Sulawesi Tengah. Kolaborasi dengan KPK adalah bagian dari ikhtiar kita bersama,” tambah Anwar.

Baca Juga:  Sry Nirwanti Bahasoan Resmi Jabat Ketua TP-PKK Sulteng 2025-2030

Pada kesempatan tersebut, pimpinan KPK Johanis Tanak memberikan pengarahan kepada para kepala daerah dan ketua DPRD. Ia mengingatkan pentingnya kejujuran dan integritas dalam menjalankan pemerintahan.

“Saya malu kalau daerah saya banyak korupsi. Rapat ini digelar sebagai bentuk kepedulian kami terhadap bapak dan ibu sekalian,” kata Johanis.

Ia juga meminta agar seluruh pejabat daerah mengingat kembali sumpah jabatan yang pernah diucapkan.

“Baca ulang sumpah jabatan. Jadikan itu pengingat agar kita sadar akan beban dan tanggung jawab yang diemban,” ujarnya.

Baca Juga:  Audiensi Bank Tanah dan Pemprov Sulteng, Parigi Moutong Siap Kolaborasi

Johanis menyoroti bahwa praktik korupsi tidak hanya terjadi pada proyek pengadaan barang dan jasa, tetapi juga marak di sektor pelayanan publik.

Dengan semangat kolaboratif, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Anwar Hafid terus menunjukkan komitmen untuk membangun pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *