Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi MoutongSulawesi Tengah

Kunjungan Kerja Antardaerah Dorong Inovasi Pertanian dan Ketahanan Pangan

×

Kunjungan Kerja Antardaerah Dorong Inovasi Pertanian dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Parigi Moutong Sambut kunjungan kerja Wakil Bupati Minahasa Tenggara. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Hubungan kerja sama antardaerah kembali diperkuat melalui kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara ke Kabupaten Parigi Moutong yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Parigi Moutong, Selasa 12 Mei 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, dan disambut Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, bersama jajaran perangkat daerah terkait sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Turut hadir dalam pertemuan itu Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, serta sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah lainnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh diskusi terkait pengembangan sektor pertanian, ketahanan pangan, hingga peluang kerja sama antarwilayah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Abdul Sahid menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara yang dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antardaerah sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman di bidang pertanian.

Baca Juga:  Hari Koperasi ke-77: Pemprov Sulteng Dorong Koperasi Manfaatkan UMKM

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk membangun kolaborasi dan saling bertukar pengetahuan demi pengembangan sektor pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujar Abdul Sahid.

Ia menjelaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, hingga sektor perikanan.

Menurutnya, pengembangan pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Abdul Sahid juga menekankan pentingnya inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi pertanian dalam menghadapi tantangan pembangunan sektor pertanian di masa depan.

Baca Juga:  Pemkab Parigi Moutong Gelar Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi dan Administrator

“Setiap daerah memiliki potensi dan keunggulan yang bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain. Karena itu, kerja sama dan komunikasi antardaerah sangat penting untuk saling mendukung pengembangan sektor pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, mengungkapkan bahwa kunjungan kerja tersebut telah direncanakan sejak beberapa bulan lalu sebagai bagian dari upaya mempelajari pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Parigi Moutong.

Ia mengatakan, di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah daerah dituntut untuk terus melakukan inovasi agar pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat tetap berjalan optimal.

“Kami datang untuk belajar dan melihat secara langsung potensi pertanian yang ada di Parigi Moutong, terutama pengembangan komoditas unggulan dan pengelolaan bibit tanaman,” ungkap Fredy Tuda.

Ia mengaku tertarik dengan perkembangan sektor pertanian di Kabupaten Parigi Moutong, khususnya pengembangan tanaman durian dan pengelolaan pusat pembibitan yang dinilai berhasil menghasilkan bibit berkualitas.

Baca Juga:  Irwan: Seluruh OPD Harus Bergerak Bersama Wujudkan Pembangunan Daerah

Selain mengikuti pertemuan resmi, rombongan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pembibitan dan lahan pertanian unggulan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, kedua daerah saling berdiskusi mengenai teknik budidaya tanaman, pengelolaan lahan pertanian, hingga strategi pemasaran hasil pertanian yang dinilai dapat dikembangkan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Fredy Tuda berharap komunikasi dan koordinasi antarinstansi pertanian di kedua daerah dapat terus berlanjut sehingga berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh dapat diterapkan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian.

“Kami berharap ada kerja sama lanjutan antara dinas pertanian kedua daerah agar ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan di sini bisa dikembangkan juga di Minahasa Tenggara,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *