Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi MoutongSulawesi Tengah

Yusnaeni: Perlindungan Anak Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

×

Yusnaeni: Perlindungan Anak Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Peningkatan Kapasitas Gugus Tugas dan Operator Kabupaten Layak Anak (KLA) yang digelar di Hotel Anutapura. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat upaya perlindungan anak melalui kegiatan peningkatan kapasitas Gugus Tugas dan operator Kabupaten Layak Anak (KLA) yang berlangsung di Hotel Anutapura, Jalur II Kampal, Kamis 16 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan hak-hak anak dapat terpenuhi secara optimal.

Mewakili Bupati Parigi Moutong, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yusnaeni, menegaskan bahwa pembangunan daerah harus menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terlindungi. Karena itu, tanggung jawab untuk menjaga dan memenuhi hak mereka menjadi tugas bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU Parigi Moutong Mulai Buka Perekrutan PPS untuk Pilkada 2024

Menurutnya, predikat Kabupaten Layak Anak bukan hanya sekadar pencapaian administratif, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan nyata yang berdampak langsung pada kehidupan anak.

“Kabupaten Layak Anak bukan hanya soal penilaian, tetapi bagaimana kita memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan ruang tumbuh yang baik,” katanya.

Yusnaeni menjelaskan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Ia berharap Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak dapat menjadi wadah yang mampu memperkuat koordinasi serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada anak.

Baca Juga:  Jelang Kunjungan Delegasi Kementerian UMKM, Pemkab Parimo Matangkan Persiapan Teknis

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, mengatakan Parigi Moutong saat ini masih berada pada kategori Pratama dalam penilaian Kabupaten Layak Anak.

“Tahun ini kami berharap Parigi Moutong dapat meningkatkan capaian menuju kategori Madya. Untuk itu diperlukan kerja sama yang lebih kuat dari seluruh perangkat daerah,” jelasnya.

Ia menyebutkan, terdapat 24 indikator yang harus dipenuhi, mulai dari hak sipil, pendidikan, kesehatan, perlindungan khusus, hingga partisipasi anak dalam pembangunan.

Baca Juga:  Pemda Parimo Serahkan Bantuan untuk 20 Poktan di Bolano

“Kami optimistis Parigi Moutong mampu berkembang lebih baik jika seluruh pihak bergerak bersama dan konsisten memenuhi indikator yang ada,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap seluruh operator dan anggota gugus tugas dapat memahami lebih baik mekanisme penilaian serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten Layak Anak di Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *