KUTORA.ID, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar Rapat Paripurna DPRD dalam rangka membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dinilai penting untuk memperkuat arah pembangunan daerah lima tahun ke depan. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Parigi Moutong, Senin 10 November 2025.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Alfred M. Tonggiroh, didampingi Wakil Ketua I Sayutin Budianto, serta dihadiri para anggota dewan, pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), dan sejumlah perwakilan pemerintah daerah.
Mewakili Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Sekretaris Daerah Zulfinasran, S.STP., M.A.P. menyampaikan penjelasan pemerintah mengenai dua rancangan regulasi tersebut, yaitu Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Raperda perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.
Dalam paparannya, Zulfinasran menyebutkan bahwa pembahasan dua Raperda ini merupakan langkah penting untuk memastikan arah kebijakan pembangunan daerah sejalan dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD atas sinergi dan komitmen yang telah terjalin dalam proses penyusunan regulasi tersebut.
“Pemerintah daerah berharap pembahasan ini dapat menghasilkan aturan yang berkualitas, mampu menjawab tantangan pembangunan, dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat Parigi Moutong,” ungkapnya.
RPJMD 2025–2029, lanjut Zulfinasran, disusun sebagai pedoman pembangunan daerah dengan fokus pada pemerataan kesejahteraan, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penguatan sektor ekonomi produktif. Dokumen ini akan menjadi acuan utama bagi seluruh perangkat daerah dalam penyusunan rencana kerja tahunan.
Sementara itu, revisi terhadap Perda Pajak dan Retribusi Daerah dilakukan untuk menyesuaikan dengan perubahan kebijakan nasional serta memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tujuannya agar tata kelola pajak daerah menjadi lebih transparan, adil, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Zulfinasran juga menegaskan bahwa semangat peringatan Hari Pahlawan harus menjadi motivasi dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah dan DPRD. “Perjuangan para pahlawan kita lanjutkan dalam bentuk pengabdian dan kerja nyata demi kemajuan Parigi Moutong,” ujarnya.
Rapat paripurna tersebut berlangsung tertib dan penuh suasana kebersamaan, mencerminkan sinergi kuat antara legislatif dan eksekutif dalam membangun daerah menuju Parigi Moutong yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.












