Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi BisnisPaluSulawesi Tengah

Kementerian Desa Luncurkan Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis di Palu

×

Kementerian Desa Luncurkan Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis di Palu

Sebarkan artikel ini

KUTORA.ID, Palu – Pemerintah pusat dan daerah menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong ekonomi kerakyatan dengan meluncurkan Program Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta melakukan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis.

Acara ini berlangsung di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu, pada Kamis, 22 Mei 2025, dipimpin langsung oleh Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, didampingi Wakil Menteri Ahmad Riza Patria dan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.

Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui koperasi sebagai motor penggerak utama. Pemerintah ingin memastikan bahwa dana desa benar-benar dikelola oleh warga desa untuk kepentingan mereka sendiri. Koperasi Merah Putih tidak sekadar bantuan, tetapi merupakan gerakan nasional untuk kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga:  Temu Raya BPD: Wagub Reny Ajak BPD Jadi Garda Depan Gerakan BERANI

Lebih dari 5.000 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari kepala desa, lurah, camat, serta perwakilan kementerian dan lembaga dari pusat dan daerah. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menandakan bahwa penguatan desa menjadi prioritas dalam agenda pembangunan nasional.

Peluncuran Program Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta sosialisasi Program MBG oleh Pemprov Sulteng dan Pusat. ASET: Humas Pemprov Sulteng

Menteri Yandri mengajak seluruh kepala desa segera membentuk koperasi dan melakukan legalisasi melalui akta notaris, dengan memanfaatkan alokasi dana desa sesuai aturan. Ia menegaskan bahwa program ini adalah amanah Presiden RI, dan harus selesai sebelum akhir Juni 2025 agar bisa beroperasi pada Hari Koperasi Nasional, 12 Juli 2025.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Kukuhkan Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM

Sementara itu, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya membangun desa berbasis nilai-nilai religius, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat. Ia menyoroti tantangan nelayan lokal dan pentingnya keberanian untuk mengembalikan kedaulatan ekonomi kepada masyarakat desa.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian penting dalam upaya mengatasi kemiskinan dan stunting di desa. Program ini dijalankan melalui sinergi lintas kementerian, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Keuangan.

Pemerintah menargetkan seluruh koperasi desa terbentuk dan terdaftar secara legal paling lambat Juni 2025. Presiden RI dijadwalkan akan meresmikan koperasi Merah Putih secara nasional pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Baca Juga:  Pendidikan dan Kesehatan Gratis Segera Diluncurkan, Anwar Hafid: Itu Hak Dasar Rakyat

Dengan lebih dari 75 ribu desa di seluruh Indonesia, penguatan ekonomi desa melalui koperasi menjadi strategi utama untuk mengurangi kesenjangan dengan kota. Menteri Yandri menyampaikan bahwa kepala desa memiliki peran strategis dalam membangun bangsa:

“Jangan pernah kecilkan peran kepala desa, karena dari desa, lahir pemimpin bangsa,” ujarnya.

Gerakan koperasi Merah Putih menandai babak baru bahwa desa bukan lagi pelengkap, tetapi pusat pembangunan Indonesia ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *