Example floating
Example floating
Example 7970x250
BeritaParigi Moutong

Fasilitas 3R Resmi Diserahkan, Warga Baliara Diajak Kelola Sampah Mandiri

×

Fasilitas 3R Resmi Diserahkan, Warga Baliara Diajak Kelola Sampah Mandiri

Sebarkan artikel ini
Pemkab Parigi Moutong Serahkan Fasilitas Sanitasi dan 3R di Desa Baliara. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali merealisasikan program peningkatan kualitas lingkungan dengan menyerahkan sejumlah sarana sanitasi dan pengelolaan sampah kepada warga Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Senin 23 Februari 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat layanan dasar sekaligus membangun kesadaran hidup bersih di tingkat desa.

Fasilitas yang diberikan mencakup instalasi pengolahan limbah rumah tangga serta tempat pengolahan sampah berbasis sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Sarana tersebut diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan dan menekan volume sampah yang selama ini berakhir di tempat pembuangan akhir.

Baca Juga:  Kasus Malaria Meningkat, Satgas Malaria Lakukan Sosialisasi

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, hadir mewakili Bupati dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kepala daerah memberikan perhatian penuh terhadap program berbasis kebutuhan masyarakat ini.

“Bupati menitipkan pesan agar fasilitas yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat bersama oleh masyarakat,” ujar Adrudin dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, keberhasilan penyediaan sarana tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah hingga kelompok swadaya masyarakat di desa setempat.

Baca Juga:  MTQ ke-14 di Palasa Usai, Ini Pesan Wabup Parimo

“Ini bukan hanya pembangunan infrastruktur, melainkan langkah nyata untuk menciptakan permukiman yang sehat dan tertib. Sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan,” jelasnya.

Adrudin juga menekankan pentingnya peran aktif warga dalam mengelola unit pengolahan sampah agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kesadaran memilah sampah sejak dari rumah tangga sangat menentukan keberhasilan sistem 3R. Tanpa partisipasi masyarakat, fasilitas ini tidak akan memberikan dampak maksimal,” tegasnya.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait akan terus melakukan pendampingan terhadap kelompok pengelola, termasuk pelatihan teknis dan penguatan manajemen operasional. Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang baik juga dinilai berpotensi menambah nilai ekonomi melalui pemanfaatan kembali material yang masih layak.

Baca Juga:  Debat Publik Pilkada Parimo Pertama, Erwin-Sahid Tampil Elegan

“Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kesejahteraan warga. Pemerintah akan terus mengawal agar pengelolaannya konsisten dan berkesinambungan,” tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan DPRD, unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta warga penerima manfaat. Pemerintah berharap program ini menjadi langkah awal menuju desa yang lebih bersih, sehat, dan mandiri di Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *