Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parigi Moutong

Survei Seismik Gorontalo Offshore, Pemkab Parimo Tekankan Kepatuhan Aturan

×

Survei Seismik Gorontalo Offshore, Pemkab Parimo Tekankan Kepatuhan Aturan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Parigi Moutong Gelar Sosialisasi Survei Seismik 3D di Perairan Teluk Tomini. ASET: Istimewa

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menggelar sosialisasi rencana Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore di wilayah perairan Teluk Tomini, Kamis 11 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong.

Sosialisasi tersebut melibatkan aparatur desa dan kecamatan, unsur TNI, Polri, serta perwakilan nelayan pesisir Teluk Tomini. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat terkait pelaksanaan survei yang akan dilakukan di wilayah perairan Parigi Moutong.

Baca Juga:  Erwin Burase: Kepala Sekolah Harus Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Pendidikan Unggul

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kelestarian lingkungan perairan Teluk Tomini tetap terjaga selama pelaksanaan survei seismik.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan survei yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan serta bekerja sama dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI harus dilaksanakan secara tertib dan sesuai aturan, sehingga tidak menimbulkan dampak sosial maupun konflik di tengah masyarakat, khususnya nelayan.

“Saya memastikan perlindungan lingkungan perairan Teluk Tomini menjadi prioritas. Pelaksanaan survei harus berjalan lancar, transparan, dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga:  Dispusaka Parimo Musnahkan Arsip In Aktif Milik 4 OPD

Wabup Abdul Sahid mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, forum ini penting agar seluruh pihak memahami tahapan kegiatan survei secara utuh.

Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat memperoleh penjelasan jelas mengenai metode survei, jalur pelaksanaan, potensi dampak, standar keselamatan, serta mekanisme mitigasi yang wajib dipenuhi oleh pelaksana kegiatan.

Ia juga menekankan pentingnya dialog terbuka agar masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan, saran, maupun kekhawatiran, sekaligus mendapatkan jaminan bahwa survei tidak akan mengganggu aktivitas nelayan, ekosistem terumbu karang, biota laut, maupun kegiatan ekonomi pesisir lainnya.

Baca Juga:  DPRD Serahkan Laporan Pansus, Pemkab Parimo Siap Implementasikan Evaluasi RPJMD

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh unsur, mulai dari pemerintah, perusahaan pelaksana survei, aparat keamanan, hingga masyarakat, untuk bersinergi menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung.

“Saya mengajak semua pihak memastikan kegiatan ini berjalan aman, tertib, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *