Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahEkonomi BisnisSulawesi Tengah

TPID Sulteng Tinjau Stok dan Harga Beras di Parigi Moutong

×

TPID Sulteng Tinjau Stok dan Harga Beras di Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
TPID Sulteng Tinjau Stok dan Harga Beras di Parigi Moutong. ASET: Istimewa.

KUTORA.ID, Parigi Moutong – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat langkah strategis untuk menekan laju inflasi pangan. Salah satunya melalui kunjungan lapangan ke Kabupaten Parigi Moutong, sentra pangan strategis di Sulteng, pada Jumat, 18 Juli 2025.

Dipimpin Asisten II Setdaprov Sulteng, Rudi Dewanto, TPID meninjau Gudang Bulog Olaya serta dua pasar tradisional: Pasar Sentral Parigi dan Pasar Tolai. Turut hadir perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta instansi terkait.

Baca Juga:  Parigi Moutong Siapkan RPJMD 2025–2030, PAD Jadi Pertimbangan Utama

Hasil pemantauan menunjukkan stok beras SPHP di Gudang Bulog Parigi Moutong mencapai lebih dari 10.600 ton—jumlah yang dinilai mencukupi hingga musim panen mendatang.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok beras SPHP cukup, dan pemerintah akan terus hadir dengan intervensi harga melalui program Gerakan Pangan Murah,” ujar Rudy.

“Kita harus jaga agar tidak terjadi panic buying ataupun penimbunan,” tambahnya..

Harga beras umum saat ini mencapai Rp16.000/kg, sementara beras SPHP akan dijual sekitar Rp12.500/kg. Bulog bersama TPID dan instansi terkait akan menggelar operasi pasar secara bertahap.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Serahkan Kunci Rumah Huntap untuk Penyintas Bencana Sulteng

Inflasi Parigi Moutong per Juni 2025 tercatat 3,12% (yoy), lebih rendah dari rata-rata nasional, berkat intervensi terhadap harga beras dan cabai.

Asisten Perekonomian Setda Parimo, Syamsu Nadjamudin, menyatakan kegiatan ini merupakan upaya menjaga daya beli dan stabilisasi harga pangan.

“Intervensi ini menjadi bagian penting dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong,” jelasnya.

Distribusi beras SPHP akan melibatkan pedagang lokal dan diawasi oleh Satgas Pangan Polres Parigi Moutong untuk mencegah permainan harga.

Baca Juga:  Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad 1444 H, Ponpes Ittihadul Ummah Gelar Tabligh Akbar

TPID optimistis harga beras segera stabil lewat operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah di wilayah rawan harga. Masyarakat diimbau tidak panik dan membeli secara bijak.

Pemerintah fokus pada penguatan ketahanan pangan lokal dan perlindungan konsumen. Kehadiran TPID di Parigi Moutong merupakan komitmen menjaga pasokan, harga, dan inflasi tetap terkendali demi ketahanan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *