KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membentuk satuan tugas lintas perangkat daerah guna memastikan program nasional tersebut berjalan optimal di lapangan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan implementasi program pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan SKM, mengatakan pelaksanaan program membutuhkan koordinasi terpadu karena melibatkan banyak unsur teknis di berbagai sektor.
“Karena program ini bersifat lintas sektor, maka pengawalan dan koordinasinya juga harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai OPD,” ungkap Irwan, Senin 9 Maret 2026.
Ia menjelaskan, struktur Satgas MBG di tingkat daerah dipimpin oleh Sekretaris Daerah sebagai ketua, dengan Kepala Bappelitbangda sebagai wakil ketua, sementara fungsi sekretariat dipercayakan kepada Dinas Ketahanan Pangan.
Menurut Irwan, pelaksanaan MBG di Kabupaten Parigi Moutong sejauh ini berjalan cukup baik, namun tetap memerlukan penguatan koordinasi dengan pengelola program dari pemerintah pusat, terutama dalam aspek pengawasan teknis dan evaluasi pelaksanaan.
Ia menuturkan, salah satu fokus utama pengawasan berada pada operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), karena fasilitas tersebut menjadi pusat penyediaan makanan bagi para penerima manfaat program.
“Dapur SPPG harus diawasi secara berkala agar kualitas makanan dan proses pelayanannya tetap sesuai standar,” jelasnya.
Untuk memperkuat sistem pengawasan, Satgas MBG daerah juga membangun koordinasi intensif dengan koordinator wilayah program sehingga proses monitoring dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi.
Selain pengawasan operasional, keterlibatan tenaga gizi juga menjadi perhatian penting dalam menjaga mutu dan kandungan nutrisi makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
“Tenaga gizi memiliki peran penting untuk memastikan makanan yang disiapkan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan,” tambah Irwan.
Ia menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, sehingga pelaksanaannya harus dikawal secara serius oleh seluruh pihak terkait.
“Program ini harus berjalan maksimal karena manfaatnya sangat besar bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat,” pungkasnya.














