KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Komitmen menekan angka stunting di Kabupaten Parigi Moutong kembali diperkuat melalui pelaksanaan Forum Pra Musrenbang tingkat kabupaten yang melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam menyusun strategi yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Dalam penyampaian ketua panitia, Irdan, menyebutkan bahwa forum tersebut tidak hanya difokuskan pada penyusunan rencana program, tetapi juga menjadi momentum untuk meninjau kembali capaian penanganan stunting yang telah dilakukan.
“Forum ini menjadi ruang untuk melihat sejauh mana program berjalan, sekaligus menyusun langkah lanjutan yang lebih tepat sasaran,” dalam laporannya 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan, setiap usulan yang masuk akan dipetakan berdasarkan sektor prioritas agar perencanaan yang dihasilkan lebih terstruktur dan mudah diimplementasikan. Beberapa sektor yang menjadi perhatian di antaranya infrastruktur pendukung, sosial budaya, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kita lakukan pengelompokan agar program tidak tumpang tindih dan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” katanya.
Lebih lanjut, forum tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, DPRD, hingga pemerintah kecamatan dan desa. Sinergi ini dinilai penting untuk memastikan program yang dirancang dapat berjalan optimal.
Irdan menekankan bahwa penyusunan program harus berbasis data yang valid dan terverifikasi, sehingga intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.
“Perencanaan harus didasarkan pada data yang akurat agar kebijakan yang diambil bisa efektif,” tegasnya.
Hasil pembahasan dalam forum ini nantinya akan menjadi rujukan dalam menentukan prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Parigi Moutong tersebut diikuti oleh berbagai unsur terkait, termasuk organisasi perangkat daerah, camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Parigi Moutong, sebagai bagian dari upaya terpadu dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.














