KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu upaya yang kembali digencarkan adalah pemberian bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa guna meringankan beban ekonomi keluarga.
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Menurutnya, bantuan seragam sekolah hanyalah salah satu bentuk intervensi awal yang disiapkan pemerintah daerah.
“Bantuan ini merupakan langkah awal agar anak-anak bisa bersekolah tanpa terbebani kebutuhan dasar seperti seragam,” ujarnya, Sabtu 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan, ke depan pemerintah daerah berencana memperluas cakupan bantuan pendidikan, termasuk pengurangan biaya-biaya lain yang selama ini masih ditanggung oleh orang tua siswa.
“Kami ingin secara bertahap mengurangi beban biaya pendidikan, seperti pengurusan administrasi hingga kebutuhan belajar siswa,” katanya.
Namun demikian, Irwan menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah akan melakukan pengaturan prioritas anggaran agar program pendidikan tetap berjalan tanpa mengganggu sektor pembangunan lainnya.
“Pengelolaan anggaran harus tepat. Kita akan fokus pada program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, strategi efisiensi anggaran juga akan dilakukan dengan mengalihkan belanja yang kurang prioritas ke program pendidikan yang lebih berdampak.
Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berharap tidak ada lagi anak usia sekolah yang mengalami hambatan dalam mengakses pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.
“Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” pungkasnya.














