KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Komitmen memperjuangkan kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Ahmad Dg. Mabela, saat melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Desa Toribulu, Kecamatan Toribulu, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menghimpun berbagai usulan pembangunan yang akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD.
Reses berlangsung di Kantor Desa Toribulu dan dihadiri Wakil Bupati Parigi Moutong, Camat Toribulu, Kepala Desa Toribulu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Adat, tokoh masyarakat, kelompok tani, nelayan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan itu, masyarakat memanfaatkan forum dialog untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak, terutama berkaitan dengan peningkatan sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian warga.
Di sela-sela kegiatan, Wakil Bupati Parigi Moutong turut memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah daerah yang tengah dijalankan. Program tersebut mencakup upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan minuman keras, pembukaan peluang kerja bagi masyarakat, hingga penyediaan program pendidikan tinggi gratis bagi putra-putri daerah yang memenuhi persyaratan.
Selain itu, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak menanam pohon di bahu jalan agar tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga keindahan kawasan.
Sebagai pimpinan Komisi II DPRD yang membidangi sektor ekonomi, pertanian, perkebunan, perikanan, dan keuangan, Ahmad Dg. Mabela mengarahkan pembahasan pada berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha produktif di Desa Toribulu.
Kelompok tani mengusulkan bantuan bibit unggul untuk meningkatkan hasil produksi, di antaranya bibit durian, kakao, serta benih padi berkualitas yang dinilai mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Selain kebutuhan bibit, para petani juga berharap adanya dukungan pemerintah dalam penyediaan alat dan mesin pertanian modern, khususnya combine harvester, guna mempercepat proses panen serta mengurangi biaya operasional di lapangan.
Sementara itu, masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan bantuan armada penangkapan ikan berupa perahu beserta mesin tempel berkekuatan 9 PK. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk meningkatkan jangkauan penangkapan serta produktivitas hasil perikanan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ahmad Dg. Mabela menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat telah dicatat sebagai bahan pokok pikiran DPRD yang selanjutnya akan diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Reses merupakan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal melalui Komisi II agar dapat menjadi prioritas dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut karena mencerminkan sinergi yang baik antara lembaga legislatif dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Menurut Ahmad, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Kecamatan Toribulu sehingga membutuhkan perhatian yang berkelanjutan melalui dukungan program pemerintah.
“Kami ingin petani dan nelayan memperoleh dukungan yang memadai agar produktivitas mereka terus meningkat. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat juga akan ikut berkembang seiring meningkatnya hasil usaha di sektor-sektor produktif,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan reses tersebut, DPRD Kabupaten Parigi Moutong berharap komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin dengan baik sehingga setiap program pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.














