Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaParigi Moutong

Tekan Angka Stunting, Pemkab Parimo Susun Perencanaan Terpadu Lewat Pra Musrenbang

×

Tekan Angka Stunting, Pemkab Parimo Susun Perencanaan Terpadu Lewat Pra Musrenbang

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Stunting tingkat kabupaten tahun 2026. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali memperkuat komitmennya dalam menekan angka stunting melalui pelaksanaan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Stunting tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Jumat 27 Maret 2026, dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat, instansi vertikal, serta pihak terkait lainnya yang memiliki peran dalam penanganan stunting di daerah.

Baca Juga:  Bupati Erwin Burase Terima Pengurus KONI, Bahas Persiapan Porkab 2025 dan Porprov 2026

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum, Yusnaeni, yang mewakili Bupati Parigi Moutong. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, ditegaskan bahwa Pra Musrenbang Stunting merupakan bagian penting dalam merumuskan arah kebijakan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

“Pra Musrenbang ini menjadi langkah strategis untuk menyusun perencanaan yang terarah dan terpadu dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Melalui forum ini, pemerintah daerah menargetkan tersusunnya dokumen perencanaan yang memuat program prioritas penanganan stunting, meliputi sektor infrastruktur, sosial budaya, hingga ekonomi. Seluruh program tersebut disusun berdasarkan analisis kondisi daerah agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  Pemda dan Kejari Parigi Moutong Jalin Kerja Sama, Ini Kata Bupati Samsurizal

Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam berita acara sebagai dasar pelaksanaan program penanganan stunting secara tematik di tingkat kabupaten.

Pemerintah daerah juga terus mendorong sinergi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan dalam menekan angka stunting. Kolaborasi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan dinilai penting agar setiap intervensi dapat berjalan efektif dan terukur.

“Penguatan kolaborasi menjadi hal utama agar seluruh program yang direncanakan dapat memberikan dampak nyata dalam percepatan penurunan stunting,” tambahnya.

Baca Juga:  Kasus Malaria Meningkat, Satgas Malaria Lakukan Sosialisasi

Dengan dilaksanakannya Pra Musrenbang ini, diharapkan kualitas perencanaan pembangunan daerah semakin meningkat, sekaligus mampu menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *