Parigi MoutongPendidikan

Erwin Burase: Kepala Sekolah Harus Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Pendidikan Unggul

×

Erwin Burase: Kepala Sekolah Harus Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Pendidikan Unggul

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, saat membuka sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 mengenai penugasan guru sebagai kepala sekolah. ASET: Istimewa

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengadakan sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 mengenai penugasan guru sebagai kepala sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Bupati, Rabu 26 November 2025.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan bahwa regulasi baru ini menghadirkan pola pikir baru dalam proses pengangkatan kepala sekolah. Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kepemimpinan yang kuat di tingkat satuan pendidikan.

Baca Juga:  Ketum KONI Sulteng Sebut Parigi Moutong Selamatkan Kompetisi Liga 3

“Untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif, peran kepala sekolah sangat menentukan. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai pengelola sekolah, tetapi pemimpin pembelajaran yang menggerakkan arah pendidikan di lingkungannya,” ungkap Bupati.

Dalam paparannya, Erwin menjelaskan bahwa peraturan tersebut membawa beberapa penyempurnaan penting, antara lain:

Sistem masa tugas yang lebih terstruktur untuk menciptakan rotasi kepemimpinan yang sehat dan meminimalkan stagnasi.

Persyaratan kompetensi dan sertifikasi yang diperkuat, terutama pada kemampuan manajerial, kewirausahaan, supervisi, serta kepemimpinan pembelajaran.

Baca Juga:  Erwin Burase Audiensi dengan Menteri P2MI, Wujudkan Tenaga Kerja Profesional

Penyesuaian sesuai kebutuhan daerah, memberikan keleluasaan bagi pemerintah kabupaten untuk memetakan dan menyiapkan calon kepala sekolah sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Bupati juga menekankan bahwa implementasi aturan ini tidak hanya berkaitan dengan penataan administrasi, tetapi juga menjadi momentum bagi para kepala sekolah untuk memperkuat kapasitas diri.

“Kehadiran bapak-ibu hari ini adalah ajakan untuk terus berkembang sebagai pemimpin transformasional yang mampu membawa sekolah menuju perubahan positif,” ujar Erwin.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan memberikan dukungan penuh melalui Disdikbud dan BKPSDM agar kebijakan tersebut berjalan efektif dan konsisten.

Baca Juga:  Liga ASN Sulteng 2023 Putaran ke-2 Resmi Bergulir

Di akhir sambutannya, Bupati Erwin mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk bergerak bersama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, kondusif, dan berkualitas.

“Kolaborasi dan inovasi harus menjadi budaya kerja kita. Demi lahirnya generasi Parigi Moutong yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *