Example floating
Example floating
Example 728x250
BencanaBeritaDaerahParigi MoutongSulawesi Tengah

Tangani Karhutla di Avolua-Uevolo, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Dana BTT

×

Tangani Karhutla di Avolua-Uevolo, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Dana BTT

Sebarkan artikel ini
Rombongan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Uevolo, Kecamatan Siniu. ASET: Aldi.

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menyiapkan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas di Desa Avolua dan Uevolo, Kecamatan Siniu.

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mengatakan, penggunaan dana BTT diperlukan sebagai langkah cepat agar penanganan di lapangan dapat segera dilakukan, mengingat kondisi kebakaran yang semakin membahayakan.

Menurutnya, medan yang sulit dijangkau armada Pemadam Kebakaran (Damkar) membuat proses pemadaman harus dilakukan secara manual. Kondisi tersebut diperparah oleh angin kencang yang menyebabkan api cepat membesar dan berpotensi membahayakan masyarakat maupun petugas di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:  Bupati Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2025

“Saya sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Masyarakat masih memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti jeriken. Ini sangat berisiko. Karena itu, kita akan siapkan alkon dan selang panjang agar air bisa langsung dialirkan ke titik api,” ujar Erwin usai meninjau lokasi karhutla di Desa Uevolo dan Towera, Kecamatan Siniu, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Pemkab Parigi Moutong menyiapkan 50 unit mesin pompa air (alkon) yang akan dipasang di lokasi-lokasi yang memiliki sumber air. Alat tersebut akan diserahkan kepada kepala desa dan masyarakat untuk digunakan secara bergantian guna mencegah meluasnya kebakaran.

Selain upaya penanganan di tingkat daerah, Pemkab Parigi Moutong juga telah mengajukan permintaan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Meski telah mendapat persetujuan, bantuan tersebut masih dalam proses administrasi. Untuk mempercepat penyaluran, Pemkab turut meminta dukungan DPR RI Komisi VIII.

Baca Juga:  PD FPK Siap Kawal Program 100 Hari Bupati dan Wabup Parigi Moutong

“Alhamdulillah, dari Komisi VIII DPR RI sudah ada yang bersedia membantu secepatnya. Mudah-mudahan dalam satu sampai dua hari ini bantuan bisa tiba di lokasi,” katanya.

Erwin juga menginstruksikan camat dan kepala desa agar segera mendata lahan masyarakat yang terdampak kebakaran, termasuk luas lahan, jenis tanaman, serta pemilik kebun. Pendataan tersebut diperlukan sebagai dasar perhitungan kerugian dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

“Banyak kebun masyarakat yang sebenarnya sudah siap panen, sudah mulai berbuah. Ini tentu sangat merugikan. Pemerintah daerah akan berupaya membantu masyarakat yang terdampak,” ungkapnya.

Baca Juga:  O2SN-FLS2N 2025: Ajang Bakat dan Kreativitas Siswa SD

Berdasarkan laporan posko sementara, luas lahan yang terbakar tercatat sekitar 40 hektare. Namun, hasil pemantauan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui citra satelit memperkirakan luas kebakaran bisa mencapai sekitar 90 hektare.

“Data ini masih kita lakukan cross-check karena tadi malam api kembali meluas. Kita ingin memastikan berapa luas lahan masyarakat yang benar-benar terdampak. Saya juga akan melaporkan perkembangan penanganan karhutla kepada Gubernur Sulawesi Tengah untuk memperkuat koordinasi dan dukungan lintas sektor,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *