Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi Moutong

Pelantikan TP-PKK, Hestiwati Soroti Pentingnya Data dan Kesehatan Ibu-Anak

×

Pelantikan TP-PKK, Hestiwati Soroti Pentingnya Data dan Kesehatan Ibu-Anak

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, melantik Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Parimo. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, menegaskan pentingnya penggunaan data yang akurat dalam menjalankan program PKK guna menekan angka kematian ibu dan bayi di daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat pelantikan Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu 11 April 2026

“Program PKK itu kompleks. Kita tidak boleh hanya bekerja di permukaan,” tegas Hj. Hestiwati.

Ia meminta seluruh Ketua TP-PKK kecamatan memiliki basis data yang valid dan terukur, mulai dari capaian imunisasi hingga deteksi dini penyakit seperti tuberkulosis (TBC).

Baca Juga:  Durian Lokal Naik Kelas, Parigi Moutong Siap Tembus Ekspor

“Tanpa data, kebijakan kita tidak akan tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, masih tingginya angka kematian ibu dan bayi di Sulawesi Tengah, khususnya di Parigi Moutong, menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi secara bersama.

Dengan latar belakang di bidang kesehatan, Hj. Hestiwati mendorong seluruh pengurus TP-PKK untuk memahami indikator secara presisi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, sehingga setiap intervensi yang dilakukan dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, ia juga mengungkapkan rencana peluncuran Transformasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kabupaten Parimo sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan terpadu.

Baca Juga:  Welcome Speech Pembinaan Statistik Sektoral Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2024

“Transformasi Posyandu ini menjadi salah satu upaya kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan bahwa peran TP-PKK dan Bunda PAUD tidak hanya sebatas pelaksana program, tetapi juga sebagai ujung tombak pembangunan berbasis keluarga.

“TP-PKK dan Bunda PAUD adalah motor penggerak. Kami membutuhkan inovasi kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam mempercepat penurunan angka stunting dan memastikan layanan PAUD menjangkau seluruh pelosok,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Adrudin Nur, saat membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong.

Baca Juga:  Kemenag Parigi Moutong Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1446 H Rp35 Ribu per Orang

Ia menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar dalam menggerakkan pembangunan dari unit terkecil, yaitu keluarga.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi amanah besar untuk menggerakkan sendi-sendi kehidupan masyarakat dari tingkat keluarga,” tambahnya.

Adrudin juga menyampaikan pesan Bupati terkait pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah melalui empat pilar prioritas.

“Ada empat pilar yang menjadi fokus, yakni peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan penurunan stunting, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis keluarga dan UMKM, pembangunan infrastruktur desa, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *