Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi MoutongReligi

Kafilah Parigi Moutong Siap Berlaga di MTQ Sulteng, Wabup Lepas 75 Peserta ke Kabupaten Sigi

×

Kafilah Parigi Moutong Siap Berlaga di MTQ Sulteng, Wabup Lepas 75 Peserta ke Kabupaten Sigi

Sebarkan artikel ini
Pelepasan Kafilah Kabupaten Parigi Moutong untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Sigi. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Kabupaten Parigi Moutong kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi Qur’ani dengan mengirimkan puluhan peserta terbaik untuk berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Sigi. Keikutsertaan para peserta diharapkan mampu membawa nama baik daerah sekaligus memperkuat syiar Islam melalui prestasi di bidang Al-Qur’an.

Pelepasan kafilah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di Aula Lantai II Kantor Bupati, Jumat 5 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua LPTQ Kabupaten Parigi Moutong, para pelatih, pembina, official, peserta, serta tamu undangan lainnya.

Sambutan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase dibacakan oleh Wakil Bupati H. Abdul Sahid. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah mempersiapkan peserta sehingga mampu mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi.

Baca Juga:  DAK Fisik 2024 di Parimo Rampung, Disdikbud: Fasilitas Sekolah Kini Lebih Layak

“Keikutsertaan para peserta pada MTQ ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar. Mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang akan membawa nama Kabupaten Parigi Moutong di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Abdul Sahid.

Ia menjelaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an bukan hanya sebuah kompetisi, melainkan bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“MTQ memiliki makna yang sangat penting karena menjadi sarana untuk membentuk generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Baca Juga:  Parigi Moutong Matangkan RKPD 2026 Lewat Forum Perangkat Daerah

Pada pelaksanaan MTQ Ke-31 Tahun 2026, Kabupaten Parigi Moutong mengutus sebanyak 75 peserta yang akan mengikuti berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan.

Wakil Bupati berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan ajang tersebut sebagai momentum meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan.

“Jadikan setiap penampilan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Prestasi memang penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hidup dalam perilaku dan kehidupan kita,” pesannya.

Ia juga mengapresiasi peran Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, LPTQ, para pelatih, pembina, official, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada peserta selama proses pembinaan.

“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental, kedisiplinan, kesehatan fisik, dan keikhlasan dalam berjuang. Karena itu saya berharap seluruh peserta dapat menjaga kondisi dan fokus selama mengikuti perlombaan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bappelitbangda Parimo Dorong Inovasi dan Sinergi Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Mengakhiri acara, Wakil Bupati secara resmi melepas keberangkatan kafilah Kabupaten Parigi Moutong menuju Kabupaten Sigi.

“Bismillahirrahmanirrahim, Kafilah Kabupaten Parigi Moutong untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an Ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Sigi, dengan ini saya nyatakan resmi dilepas,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap seluruh peserta dapat tampil optimal, meraih hasil terbaik, serta mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Selain mengejar prestasi, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *