KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat sektor pertanian sebagai penggerak utama pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan benih jagung hibrida yang diserahkan langsung oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, kepada 89 kelompok tani di wilayah Parigi Moutong. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Parigi Selatan, Desa Dolago, Senin 8 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian daerah.
“Pertanian adalah fondasi kehidupan masyarakat. Ketika sektor pangan kuat, maka stabilitas ekonomi dan sosial daerah juga akan terjaga,” ujarnya.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan bantuan benih jagung seluas 1.797 hektare dengan total volume 26.955 kilogram yang bersumber dari APBN. Selain itu, pemerintah daerah turut memberikan dukungan tambahan melalui APBD II untuk areal seluas 24 hektare.
Tidak hanya bantuan benih, pemerintah pusat juga menyalurkan 20 unit traktor roda empat untuk Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas TPHP Parigi Moutong. Bantuan alsintan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, termasuk mendukung program cetak sawah baru seluas 404,6 hektare.
“Pemanfaatan alat mesin pertanian merupakan bagian dari modernisasi sektor pertanian. Dengan teknologi, produktivitas dan efisiensi kerja petani dapat ditingkatkan secara signifikan,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Erwin menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini sejalan dengan upaya mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional, sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Program tersebut menekankan pembangunan pertanian yang terukur, berkelanjutan, dan berbasis inovasi.
Menurutnya, bantuan benih dan alsintan bukan sekadar dukungan jangka pendek, tetapi merupakan investasi strategis untuk masa depan pertanian Parigi Moutong.
Bupati Erwin berpesan kepada seluruh kelompok tani penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan secara optimal dan bertanggung jawab. Ia menekankan pentingnya pengelolaan kelompok yang baik, terutama dalam penggunaan alsintan, mulai dari perawatan, pencatatan pemakaian, hingga pengaturan jadwal operasional.
Selain itu, para penyuluh pertanian diminta untuk terus melakukan pendampingan agar teknologi budidaya dan mekanisasi pertanian dapat diterapkan secara efektif di lapangan.
“Dengan kebersamaan dan semangat kerja keras, saya yakin Parigi Moutong mampu menjadi salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tengah dan berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh petani menjadikan bantuan tersebut sebagai pemicu semangat untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.
“Melalui kerja sama dan komitmen bersama, kita wujudkan Parigi Moutong yang produktif, mandiri, dan semakin maju,” pungkasnya.















