Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi Moutong

Bappelitbangda Parimo Dorong Efektivitas Program Sosial Melalui Data

×

Bappelitbangda Parimo Dorong Efektivitas Program Sosial Melalui Data

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parigi Moutong, Idran. AASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Penyelarasan program pembangunan di sektor sosial menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menyiapkan arah kebijakan tahun anggaran mendatang. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), berbagai langkah dilakukan agar program daerah dapat terhubung dengan prioritas pemerintah provinsi.

Kepala Bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parigi Moutong, Idran, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pendampingan terhadap penyusunan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah, sekaligus merumuskan usulan program yang akan diajukan ke tingkat provinsi.

“Kami ingin memastikan setiap program yang disusun di daerah memiliki keterkaitan dengan kebijakan provinsi, sehingga peluang untuk mendapatkan dukungan lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketum KONI Sulteng Sebut Parigi Moutong Selamatkan Kompetisi Liga 3

Ia menegaskan, kualitas data menjadi faktor penentu dalam proses tersebut. Setiap program yang diusulkan harus dilengkapi dengan data yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terhambat dalam proses verifikasi.

“Data harus akurat dan lengkap. Tanpa itu, usulan program berpotensi tidak bisa diproses lebih lanjut,” katanya, Kamis 26 Februari 2026.

Beberapa sektor yang menjadi fokus penguatan di antaranya layanan kesehatan, peningkatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan produktif, serta dukungan di bidang pendidikan. Program bantuan pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian dari usulan yang disiapkan.

Baca Juga:  Bappelitbangda Gelar Rakor, Bahas Percepatan Penurunan Stunting 2025

Selain itu, kondisi tenaga pendidik juga menjadi perhatian, khususnya pada jenjang pendidikan usia dini. Menurut Idran, pemetaan data terkait kualifikasi guru sangat penting sebagai dasar dalam menentukan kebijakan yang tepat.

“Kita perlu mengetahui kondisi riil di lapangan, termasuk jumlah tenaga pendidik yang belum memenuhi standar, agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan penanganan stunting. Ia menyebutkan, tren penurunan angka stunting di Parigi Moutong menunjukkan hasil positif, meskipun upaya perbaikan tetap harus dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Kolaborasi Pilar Sosial Parigi Moutong, Pemda Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

“Penanganan stunting tetap menjadi prioritas. Intervensi harus difokuskan pada periode awal kehidupan anak agar dampaknya maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran Bappelitbangda lebih difokuskan pada perencanaan, pengendalian, serta evaluasi program, sementara pelaksanaan teknis tetap berada pada masing-masing perangkat daerah.

Dengan penguatan perencanaan berbasis data dan sinergi lintas sektor, pemerintah daerah berharap program yang disusun dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *