Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KomunitasParigi Moutong

Rakerda PKK Parigi Moutong 2025 Fokus Dukung Gerbang Desa

×

Rakerda PKK Parigi Moutong 2025 Fokus Dukung Gerbang Desa

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tahun 2025. ASET: Istimewa

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan daerah melalui pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tahun 2025. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, ditandai dengan pemukulan gong di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin 8 Desember 2025.

Pembukaan Rakerda turut didampingi Ketua TP PKK Parigi Moutong, Hestiawati Nanga, serta Ketua Panitia Rakerda 2025, Marwah Mahdang. Kegiatan ini diikuti 161 peserta yang merupakan perwakilan pengurus PKK dari 23 kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong.

Rakerda PKK 2025 juga dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, perwakilan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ketua Bhayangkari, serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).

Baca Juga:  Diskominfo Parigi Moutong Lakukan Uji Publik Radio Swara Kayubura 94,7 FM

Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan secara resmi, Bupati Erwin Burase menyampaikan bahwa tema Rakerda PKK 2025, “Bergerak Bersama PKK Menuju Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan melalui Gerbang Desa untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, sangat relevan dengan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan yang kuat harus dimulai dari desa, karena desa yang tangguh akan melahirkan keluarga yang sehat, masyarakat yang produktif, serta daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.

“PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga, mulai dari peningkatan kesehatan dan gizi, pendidikan keluarga, pemberdayaan ekonomi, penguatan karakter, hingga percepatan penurunan stunting,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa Rakerda menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta penyusunan program kerja agar lebih fokus, tepat sasaran, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

Baca Juga:  Sulawesi Tengah  Mengalami Surplus Beras 86.710 ton di 2022

Bupati Erwin menilai PKK sebagai organisasi yang paling dekat dengan masyarakat karena memiliki jaringan hingga tingkat dasawisma. Jaringan ini disebut sebagai kekuatan besar yang harus terus diperkuat.

“Saya meyakini PKK adalah mitra yang paling dekat dengan masyarakat. Jaringan hingga ke dasawisma merupakan modal besar dalam menggerakkan pembangunan berbasis keluarga,” jelasnya.

Untuk memperkuat sinergi antara PKK dan pemerintah daerah, Bupati menekankan sejumlah hal penting, di antaranya penguatan program pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi perempuan.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan peran dasawisma sebagai ujung tombak pendataan dan pembinaan masyarakat, percepatan digitalisasi kerja PKK agar program terpantau dan terdokumentasi dengan baik, serta kolaborasi PKK dan pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal seperti UMKM, pertanian, pariwisata, dan produk unggulan desa.

Baca Juga:  Wabup Badrun Minta Pemdes Pro Aktif Sosialisasi Penurunan Stunting

Bupati Erwin Burase menegaskan optimisme bahwa dengan kebersamaan dan kerja nyata, PKK mampu menjadi motor perubahan dalam mewujudkan Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa).

Terkait dukungan anggaran, Bupati memastikan pemerintah daerah akan menyesuaikan alokasi pembiayaan program PKK berdasarkan kebutuhan prioritas yang akan dilaksanakan.

“Pemerintah daerah akan mendukung anggaran PKK sesuai kebutuhan program prioritas, agar seluruh kegiatan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *