Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahEkonomi BisnisParigi Moutong

Pasar Tematik Difungsikan, Pemkab Parigi Moutong Libatkan Pedagang Tradisional

×

Pasar Tematik Difungsikan, Pemkab Parigi Moutong Libatkan Pedagang Tradisional

Sebarkan artikel ini
Pasar Tematik di Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara. ASET: Istimewa.

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Upaya pemerintah daerah mendorong perputaran ekonomi rakyat mulai dijalankan melalui pengoperasian pasar tematik agro buah di Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong. Pasar tersebut mulai difungsikan pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, dengan melibatkan pedagang pasar tradisional sebagai motor awal kegiatan ekonomi.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Parigi Moutong, Sulastri, mengatakan pasar tematik dirancang sebagai ruang khusus bagi pelaku usaha agro buah dan kuliner. Konsep pengembangannya bertumpu pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dari bawah.

“Pasar tematik ini kami gerakkan dari bawah dengan melibatkan pelaku usaha di pasar tradisional Kecamatan Parigi Utara dan Parigi Tengah. Saat ini sekitar 43 pedagang telah bergabung, dari target lebih dari 100 pedagang,” ujar Sulastri.

Baca Juga:  Pelayanan RS Tinombo Dikeluhkan, DPRD Sebut Program Kesehatan Gratis Belum Merata

Menurut dia, pembukaan pasar tematik merupakan tindak lanjut dari gagasan Kepala Dinas Koperasi dan UKM sebelumnya, sekaligus menjadi langkah awal untuk menghidupkan aktivitas ekonomi rakyat yang berbasis potensi lokal.

Keterlibatan pedagang pada tahap awal ini, kata Sulastri, ditujukan untuk menarik minat pedagang lainnya, khususnya pelaku usaha agro buah, agar bergabung ke pasar tematik.

“Ini langkah awal untuk menarik minat pedagang lain. Konsep pasar tetap kami jaga sebagai pasar agro buah, tidak bergeser dari fungsi awalnya,” kata Sulastri.

Pemerintah daerah menetapkan pasar tematik beroperasi secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni pada malam Rabu dan malam Minggu. Penjadwalan tersebut diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi masyarakat secara bertahap.

Baca Juga:  Kejati Sulteng Panen Jagung, Dorong Program Jaksa Mandiri Pangan

Sulastri menjelaskan, sektor agro buah di Parigi Moutong saat ini belum sepenuhnya optimal karena masih menyesuaikan musim panen, terutama komoditas durian. Meski begitu, pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 10 petak khusus bagi pedagang durian sebagai bagian dari promosi buah lokal.

“Ini masih tahap awal. Kami ingin pasar tematik menjadi ruang promosi dan tempat menikmati produk lokal, khususnya buah dan kuliner khas Parigi Moutong,” ujarnya.

Ia menambahkan, respons pedagang dan masyarakat terhadap kehadiran pasar tematik cukup positif. Para pelaku usaha mengapresiasi pemerintah daerah karena menyediakan ruang usaha yang nyaman dan representatif tanpa dipungut biaya.

Baca Juga:  BPKP Sulteng Evaluasi Perencanaan Anggaran Pemda Parigi Moutong

“Ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Parigi Moutong untuk membangun dari desa dengan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal terlebih dahulu,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan pasar, Dinas Koperasi dan UKM telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Parigi Utara dan Parigi Tengah, serta meminta dukungan Polres Parigi Moutong terkait pengamanan kawasan.

Ke depan, pemerintah daerah berharap pasar tematik ini berkembang menjadi pusat ekonomi rakyat, memperkuat pelaku UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *