Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi MoutongPeristiwa

BPBD Parigi Moutong Perketat Pencegahan Karhutla Usai 14 Kejadian Kebakaran Lahan

×

BPBD Parigi Moutong Perketat Pencegahan Karhutla Usai 14 Kejadian Kebakaran Lahan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Karhutla. ASET: AI.


KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong memperketat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah mencatat 14 kejadian sejak Januari hingga awal Februari 2026.

Data tersebut berdasarkan catatan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, mengungkapkan kondisi tersebut saat dikonfirmasi wartawan melalui aplikasi WhatsApp, Sabtu (31/1/2026).

“Dalam catatan Pusdalops BPBD, karhutla sejak Januari sampai hari ini sudah mencapai 14 kejadian,” kata Rivai.

Baca Juga:  Polres Parigi Moutong Ungkap Kasus Curanmor, 2 Pelaku Diamankan

Sebagai upaya pencegahan dan penanganan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah menerbitkan edaran bupati yang ditujukan kepada camat, kepala desa, lurah, pelaku usaha, serta masyarakat.

Salah satu poin utama dalam edaran tersebut, kata dia, adalah larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

“Edaran itu sebagai bentuk upaya pencegahan, mengingat kondisi cuaca panas ekstrem yang sangat rawan memicu kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, BPBD Parigi Moutong melakukan koordinasi dan kerja sama lintas sektor dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), serta unsur TNI dan Polri.

Baca Juga:  Rapat Forkom Sekretaris DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulteng Jadi Sarana Berinovasi

“Kami terus berkoordinasi dengan Damkar dan TNI/Polri untuk penanganan di lapangan,” ujar Rivai.

BPBD Parigi Moutong juga menjalin komunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat dukungan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla.

“Kami sudah berkomunikasi dengan BNPB untuk meminta bantuan peralatan pemadam karhutla,” ungkapnya.

BPBD mengimbau masyarakat mematuhi edaran pemerintah dan tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun demi mencegah meluasnya kebakaran yang dapat mengancam lingkungan, kesehatan, dan keselamatan warga.

Baca Juga:  Banjir Rendam Dua Desa di Kasimbar, 129 KK Terdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *