Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase: Pemerintah Harus Hadir di Tengah Masyarakat Saat Bencana

×

Bupati Erwin Burase: Pemerintah Harus Hadir di Tengah Masyarakat Saat Bencana

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama rombongan menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak dari bencana alam gempa bumi. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menangani dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau lokasi terdampak guna memastikan kondisi warga sekaligus mempercepat langkah penanganan di lapangan.

Kunjungan dilakukan pada Rabu 17 Juni 2026, dengan menyambangi sejumlah desa yang mengalami kerusakan akibat gempa, di antaranya Desa Boyantongo di Kecamatan Parigi Selatan serta Desa Torue dan Desa Tolai di Kecamatan Torue. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperoleh gambaran riil mengenai dampak bencana yang dirasakan masyarakat.

Di lokasi terdampak, rombongan berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan kondisi yang mereka alami pascagempa. Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rumah yang mengalami kerusakan pada bagian dinding, atap, maupun struktur bangunan.

Baca Juga:  Duel Sengit Hingga Penalti, Tomini Putra Taklukkan Janur FC

Sebagai bentuk bantuan awal, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan berbagai kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak, seperti paket sembako, selimut, tikar, dan perlengkapan darurat lainnya.

“Kami ingin memastikan secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak. Pemerintah harus hadir di tengah warga, mendengar kebutuhan mereka, sekaligus memastikan langkah-langkah penanganan berjalan dengan cepat dan tepat,” ujar Bupati Erwin Burase.

Menurutnya, penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga mencakup pendataan menyeluruh terhadap kerusakan yang terjadi sebagai dasar dalam penyusunan program rehabilitasi dan pemulihan ke depan.

“Data yang akurat sangat penting agar proses penanganan dan pemulihan dapat dilakukan secara terukur sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak,” katanya.

Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai instansi terkait guna memastikan seluruh kebutuhan warga dapat dipenuhi secara bertahap.

Baca Juga:  Disponsori Rocket Chicken, TK Alkhairaat Parigi Gelar Lomba Mewarnai

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, mengingat wilayah Parigi Moutong berada di kawasan yang dipengaruhi aktivitas Sesar Sausu yang masih aktif.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga berwenang agar tidak menimbulkan kepanikan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta memastikan seluruh warga terdampak memperoleh pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan.

“Pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus bekerja dan hadir untuk masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak dapat tertangani dengan baik sampai kondisi kembali normal,” ungkap Abdul Sahid.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Baca Juga:  Nama-nama Pemenang Cabor Atletik/Lari di Gelaran Tarkam

“Semangat gotong royong harus terus dijaga. Dengan kebersamaan, kita dapat melewati situasi ini dan membantu masyarakat bangkit kembali,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Namun demikian, proses pendataan masih terus dilakukan oleh tim terkait untuk memperoleh data yang lebih lengkap dan akurat.

Untuk mendukung kebutuhan tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga telah menyiapkan pembiayaan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat digunakan dalam penanganan berbagai kebutuhan mendesak selama masa darurat bencana.

Melalui kunjungan tersebut, pemerintah berharap masyarakat tetap menjaga ketenangan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kerusakan atau kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Kehadiran langsung pimpinan daerah di lokasi terdampak menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *