KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya lokal. Hal tersebut disampaikan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, saat menghadiri kegiatan adat masyarakat di Desa Ambesia Selatan, Kecamatan Tomini, Sabtu 4 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi terhadap semangat kebersamaan masyarakat yang terus menjaga tradisi leluhur secara turun-temurun. Ia menilai, kegiatan adat memiliki peran penting tidak hanya sebagai identitas budaya, tetapi juga sebagai penguat nilai sosial dan keagamaan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan adat ini. Tradisi seperti ini harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati juga merespons positif rencana pembangunan rumah adat Olongian Tialo yang diusulkan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, siap mendukung realisasi pembangunan tersebut melalui alokasi anggaran, dengan syarat lokasi dan status lahan telah jelas.
“Silakan ditentukan lokasinya dan dipastikan status tanahnya jelas. Insyaallah, melalui perubahan anggaran, pembangunan rumah adat ini dapat segera direalisasikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati mendorong agar kegiatan adat dapat dikembangkan menjadi agenda rutin yang lebih meriah dan melibatkan masyarakat secara luas. Ia juga mengusulkan agar kegiatan tersebut diperkaya dengan berbagai lomba tradisional antar desa maupun kecamatan.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya memperkuat kebersamaan, tetapi juga menjadi upaya konkret dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Di sisi lain, Bupati turut mengingatkan pentingnya peran lembaga adat dalam menghadapi tantangan sosial, khususnya terkait peredaran narkoba. Ia menegaskan bahwa pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Penanganan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan Hari Raya Idul Fitri sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi dan persatuan.
“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan kita dapat kembali bertemu dalam kegiatan yang lebih baik ke depan,” tutupnya.
Kegiatan adat tersebut berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimcam Tomini, para kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang turut memeriahkan suasana.














