Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi Moutong

Abdul Sahid: MTQ Harus Jadi Momentum Melahirkan Generasi Qurani Berprestasi

×

Abdul Sahid: MTQ Harus Jadi Momentum Melahirkan Generasi Qurani Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Wabup Parigi Moutong membuka kegiatan MTQ Ke-X Parigi Utara. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Syiar Islam kembali bergema di Kecamatan Parigi Utara dengan dimulainya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X Tahun 2026. Perhelatan keagamaan yang menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit qari dan qariah terbaik itu resmi dibuka oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, di Arena MTQ Dusun II, Desa Sakinah Jaya, Kamis malam 9 Juli 2026.

Pembukaan MTQ berlangsung semarak dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para kafilah dari lima desa di Kecamatan Parigi Utara, serta ratusan warga yang memadati arena kegiatan untuk memberikan dukungan kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Abdul Sahid menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Pemerintah Kecamatan Parigi Utara, Pemerintah Desa Sakinah Jaya, LPTQ, serta seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi sehingga penyelenggaraan MTQ dapat berlangsung dengan baik.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ ini. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus dijaga dalam membangun kehidupan keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekda Parigi Moutong Tinjau Progres Program Magang di Karawang

Ia mengatakan Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam yang tidak hanya menjadi sumber ajaran agama, tetapi juga menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang berakhlak, berilmu, dan penuh kedamaian.

“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang senantiasa relevan sepanjang zaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi pedoman dalam membentuk karakter pribadi maupun membangun kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Menurut Abdul Sahid, penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an tidak semata-mata bertujuan mencari juara, tetapi menjadi media pembinaan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan persaudaraan.

Ia berharap melalui MTQ ke-X tersebut akan lahir qari, qariah, hafiz, hafizah, serta generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Parigi Utara maupun Kabupaten Parigi Moutong pada ajang yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Tinjau Asrama Pantai Timur di Kota Palu, Ini Pesan Wabup Parimo

“Prestasi memang penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana MTQ mampu melahirkan generasi yang memahami, menghayati, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur melalui kemajuan infrastruktur, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, moral, dan spiritual masyarakat.

“Kemajuan daerah harus dibangun secara seimbang. Selain pembangunan fisik, kita juga harus memperkuat karakter, akhlak, dan kehidupan religius masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Abdul Sahid mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah dengan semangat gotong royong.

Kepada para peserta, ia berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan keikhlasan.

“Ikutilah perlombaan ini dengan penuh semangat dan niat beribadah. Jadikan MTQ sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperbaiki kualitas diri,” pesannya.

Baca Juga:  Sosialisasi Anti Korupsi di Parigi Moutong, ASN Diminta Perkuat Integritas

Ia juga meminta dewan hakim menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil sehingga hasil perlombaan benar-benar melahirkan peserta terbaik yang layak mewakili Kecamatan Parigi Utara pada jenjang berikutnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sakinah Jaya yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Arman Ahlim, menjelaskan MTQ ke-X Tingkat Kecamatan Parigi Utara berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Juli 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti kafilah dari lima desa dengan mempertandingkan berbagai cabang lomba, di antaranya Tilawah anak-anak, remaja, dan dewasa, Qira’at Mujawwad, Tartil Dasar, Qira’at Murottal Remaja dan Dewasa, Tahfidz 1 hingga 10 juz, Syahril Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

“Kami berharap pelaksanaan MTQ tahun ini tidak hanya menghasilkan peserta terbaik, tetapi juga semakin meningkatkan semangat masyarakat untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Arman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *