Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaParigi Moutong

Langkah Strategis Parimo: Packing House Durian Tingkatkan Kualitas dan Ekspor

×

Langkah Strategis Parimo: Packing House Durian Tingkatkan Kualitas dan Ekspor

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid ikut turut hadir serta meresmikan fasilitas packing house durian. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian berbasis hilirisasi melalui peresmian fasilitas packing house durian. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing komoditas unggulan daerah di pasar nasional hingga internasional. Kegiatan peresmian dilaksanakan di kawasan PT. Pondok Durian Sulawesi, Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Jumat 27 Maret 2026.

Sambutan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, yang dibacakan oleh Wakil Bupati H. Abdul Sahid, diawali dengan ungkapan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut dalam suasana Idulfitri yang penuh berkah. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian.

Baca Juga:  Pelaksanaan MTQ di Lapangan Batu Raja Tomini Kab. Parigi Moutong

“Dengan semangat Idulfitri, kami berharap momentum ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Durian Parigi Moutong yang dikenal memiliki kualitas unggul dari segi rasa, aroma, dan tekstur, terus didorong agar mampu menembus pasar ekspor. Namun, peningkatan kualitas pasca panen dan pemenuhan standar ekspor menjadi tantangan yang harus diatasi secara bersama.

Kehadiran fasilitas packing house ini dinilai sebagai solusi strategis dalam menjawab tantangan tersebut. Selain berfungsi sebagai tempat pengolahan dan pengemasan, fasilitas ini juga menjadi pusat peningkatan kualitas melalui proses sortasi, grading, hingga pengemasan modern berstandar ekspor.

Baca Juga:  Program Sehat Bersama Erwin-Sahid Diluncurkan

“Dengan sistem pengolahan yang terstandar, kita optimistis durian Parigi Moutong mampu bersaing dan menembus pasar global secara berkelanjutan,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga mengungkapkan sejumlah capaian dalam ekspor durian, di antaranya pengiriman perdana sebanyak 22 ton ke Thailand pada tahun 2023, yang kemudian berlanjut pada tahun berikutnya. Bahkan, pada Februari 2026, durian Parigi Moutong berhasil menembus pasar Tiongkok dengan volume mencapai 27 ton.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.

Selain itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan sektor pertanian berbasis agribisnis dan hilirisasi. Kolaborasi antara pemerintah, investor, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Sayutin Budianto Dorong Sinergi DPRD dan Pemda Parigi Moutong

“Pemerintah daerah akan terus membuka peluang investasi serta menciptakan iklim usaha yang kondusif, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” tambahnya.

Kehadiran PT. Pondok Durian Sulawesi diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya terhadap peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga terhadap kesejahteraan petani melalui kemitraan yang saling menguntungkan.

Peresmian fasilitas ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Kabupaten Parigi Moutong sebagai salah satu sentra durian unggulan yang siap bersaing di pasar global, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa daerah tersebut terbuka terhadap investasi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah sumber daya lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *