KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Wakil Bupati Poso secara resmi membuka kegiatan Islamic Scout Adventure (ISCA) 2025 tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Sulawesi yang dirangkaikan dengan peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 6, Kecamatan Poso Pesisir, pada 14–16 Desember 2025.
Pembukaan ISCA 2025 dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Poso, jajaran Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Poso, Ketua dan pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Poso, Camat Poso Pesisir selaku Majelis Pembimbing Ranting, pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka, para Majelis Pembimbing Gugus Depan, serta pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.
Dalam sambutannya yang membacakan pesan tertulis Bupati Poso, Wakil Bupati Poso menyampaikan bahwa ISCA 2025 bukan sekadar kegiatan kepramukaan, melainkan sarana pembinaan generasi muda yang menyeluruh. Kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter Islami, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan rasa persatuan dan kebangsaan.
“ISCA tidak hanya mengasah keterampilan dan kemandirian, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, kepemimpinan, kreativitas, serta pembentukan akhlak mulia yang berlandaskan iman, ilmu, dan amal,” ungkapnya.
Melalui rangkaian kegiatan berkemah, penjelajahan alam, lomba keterampilan, hingga aktivitas keagamaan, para peserta dilatih menjadi pribadi yang tangguh secara fisik, cerdas dalam berpikir, dan kuat secara moral.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Poso menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh peserta ISCA 2025.
Pertama, menanamkan sikap sportif dan berintegritas dalam setiap perlombaan maupun aktivitas. Ia menegaskan bahwa semangat meraih prestasi harus dibarengi dengan kejujuran dan sikap ksatria.
Kedua, menjadikan ISCA sebagai wadah pembelajaran dan pembentukan jati diri. Setiap tantangan dan kerja tim yang dihadapi merupakan proses menempa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab.
Ketiga, memperkuat ukhuwah dan persaudaraan antar peserta. ISCA menjadi ruang perjumpaan generasi muda dari berbagai daerah di Sulawesi untuk saling mengenal dan membangun jejaring persahabatan yang positif.
“Persaudaraan yang terbangun hari ini akan menjadi kekuatan besar ketika kelak adik-adik tumbuh sebagai generasi penerus bangsa yang saling menguatkan,” pesannya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Poso berharap ISCA 2025 dapat menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta, tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam perjalanan hidup mereka ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia, berjiwa kepemimpinan, serta mampu membawa nilai-nilai kedamaian di tengah masyarakat.















