Example floating
Example floating
Example 728x250
KesehatanParigi Moutong

Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat dan Nyaman, Dinkes Parigi Moutong Luncurkan SIMPATIK

×

Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat dan Nyaman, Dinkes Parigi Moutong Luncurkan SIMPATIK

Sebarkan artikel ini
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin. FOTO: Istimewa

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong meluncurkan terobosan baru melalui program SIMPATIK guna meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan. Program ini dirancang untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat dan profesional, tetapi juga lebih ramah serta berorientasi pada kenyamanan pasien.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin, mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di daerah.

“Program ini kami siapkan agar masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan medis, tetapi juga merasakan suasana yang lebih hangat dan manusiawi saat datang berobat,” ujar Darlin, Senin 6 April 2026.

Ia menjelaskan, SIMPATIK merupakan singkatan dari Siap Melayani Sepenuh Hati Bidang Kesehatan. Program ini akan diterapkan secara menyeluruh di 24 puskesmas dan tiga rumah sakit yang tersebar di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga:  Pemda Parigi Moutong Paparkan 10 Indikator Strategis Dalam Evaluasi Kinerja Triwulan I Kemendagri

Menurut Darlin, perubahan yang ingin diwujudkan dimulai dari hal-hal sederhana namun berdampak besar, seperti cara petugas menyambut pasien sejak pertama kali tiba di fasilitas kesehatan.

“Petugas harus membiasakan budaya senyum, sapa, dan salam. Kami ingin masyarakat merasa diterima dengan baik sejak awal,” katanya.

Selain itu, pendekatan komunikasi juga menjadi perhatian utama. Petugas kesehatan didorong untuk menggunakan bahasa daerah dalam berinteraksi dengan pasien, guna menciptakan kedekatan emosional serta memudahkan pemahaman informasi medis.

“Kalau menggunakan bahasa daerah, masyarakat biasanya lebih nyaman. Ini akan membantu membangun komunikasi yang lebih baik antara petugas dan pasien,” jelasnya.

Baca Juga:  Digitalisasi Pangan, Langkah Parigi Moutong Menuju Ekonomi Mandiri dan Tangguh

Tidak hanya berfokus pada sikap dan komunikasi, Dinas Kesehatan juga melakukan pembenahan fasilitas penunjang, khususnya ruang tunggu pasien. Suasana ruang tunggu akan dibuat lebih nyaman dengan penyediaan fasilitas sederhana seperti air minum dan minuman herbal bagi pasien dan keluarga.

“Kami ingin ruang tunggu terasa lebih nyaman. Walaupun sederhana, seperti menyediakan air minum atau minuman herbal, itu bisa membuat pasien merasa lebih diperhatikan,” ungkap Darlin.

Sebagai bagian dari inovasi, Dinkes juga akan memanfaatkan media digital berupa video edukasi kesehatan yang disajikan menggunakan bahasa lokal. Materi tersebut akan melibatkan masyarakat setempat agar pesan kesehatan lebih mudah diterima.

Baca Juga:  Konfercab IAI Parigi Moutong, Apoteker Diharap Bantu Upaya Penurunan Kasus Stunting

“Edukasi kesehatan harus disampaikan dengan cara yang lebih menarik. Video menggunakan bahasa daerah akan lebih efektif dibandingkan hanya lewat tulisan,” ujarnya.

Lebih lanjut, program SIMPATIK juga akan diperkuat dengan sistem rujukan berbasis teknologi. Sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses penanganan pasien yang membutuhkan layanan lanjutan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

“Kami ingin seluruh proses pelayanan, mulai dari pasien datang hingga dirujuk, berjalan lebih tertata, cepat, dan mudah,” pungkasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap terjadi peningkatan signifikan dalam kualitas pelayanan kesehatan, sekaligus menciptakan pengalaman berobat yang lebih humanis bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *