KUTORA.ID, Parigi Moutong – Peran perempuan dalam memajukan sektor ekonomi kreatif kembali mengemuka di Kabupaten Parigi Moutong melalui pengukuhan pengurus baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) periode 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai II Kantor Bupati, Senin 17 November 2025.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perempuan di daerah, seperti Ketua Bhayangkari dan Ketua WIA, menunjukkan kuatnya kontribusi perempuan dalam mendorong pertumbuhan sektor jasa boga dan UMKM Parigi Moutong.
Ketua Panitia Pelaksana, Hj. Mariama, menyampaikan bahwa kepengurusan baru ditetapkan berdasarkan SK DPD APJI Provinsi Sulawesi Tengah. Menurutnya, pelantikan ini menjadi langkah awal dalam mempererat koordinasi internal serta memperluas kerja sama dengan pemerintah dan mitra usaha.
Ketua DPC APJI Parigi Moutong, Hj. Marwa A.M. Mahdang, SH, mengungkapkan komitmennya untuk membawa APJI menuju tata kelola organisasi yang lebih modern dan profesional. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi anggota melalui pelatihan, pembinaan, dan penguatan jejaring usaha.
“Dominasi perempuan dalam sektor jasa boga adalah kekuatan besar. Dengan kepemimpinan yang solid, kami ingin menghadirkan layanan yang semakin berkualitas dan berdaya saing,” ujar Marwa.
Ia menambahkan bahwa APJI siap memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri untuk membuka peluang usaha yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Ir. Lewis menekankan bahwa APJI memainkan peran penting dalam menumbuhkan ekonomi lokal melalui penyediaan layanan boga yang kreatif serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
“Jasa boga memiliki nilai strategis. Kita memiliki potensi pertanian, perikanan, dan produk pangan lokal yang bisa diolah menjadi penopang ekonomi baru,” ucapnya.
Ia mengajak APJI untuk mengembangkan produk bernilai tambah yang berbasis bahan baku lokal dan memperkuat standar layanan agar pelaku usaha makin kompetitif.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memberi ruang kemitraan melalui berbagai program pemberdayaan UMKM.
Di akhir sambutan, Ir. Lewis mengimbau seluruh pengurus untuk mengedepankan kreativitas, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah organisasi.
“Semoga APJI Parigi Moutong dapat menjadi motor penggerak sektor kuliner, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha,” pungkasnya.
Dengan dukungan kepemimpinan perempuan yang kuat, APJI Parigi Moutong diharapkan mampu menjadi lokomotif perkembangan industri kuliner serta mendorong kemajuan ekonomi daerah secara berkelanjutan.












