Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahKesehatanParigi Moutong

Layanan KRIS Resmi Berlaku di RSUD Buluye Napoae Moutong

×

Layanan KRIS Resmi Berlaku di RSUD Buluye Napoae Moutong

Sebarkan artikel ini
Bupati Erwin Burase dan Wabup Abdul Sahid meresmikan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di Rumah Sakit Buluye Napaoe Moutong. ASET: Diskominfo.

KUTORA.ID, Parigi Moutong – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, meresmikan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buluye Napoae Moutong, Selasa, 9 September 2025.

Program ini menjadi bagian dari 100 hari kerja Bupati bersama Wakil Bupati, dengan fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa KRIS bukan sekadar regulasi, melainkan paradigma baru untuk menjamin pelayanan kesehatan yang setara, berkualitas, dan merata bagi semua masyarakat.

“Tidak ada lagi perbedaan pelayanan berdasarkan kelas. Yang utama adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tegas Erwin.

“Dengan pelayanan ini, saya berharap RSUD BN Moutong benar-benar menjadi rumah sakit rakyat, hadir dengan wajah baru yang lebih profesional, humanis, dan siap dalam memberikan layanan kesehatan,” tambahnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa RSUD BN Moutong sempat menghadapi tantangan besar, termasuk keterbatasan tenaga dokter spesialis hingga hampir diputus kerjasama oleh BPJS.

Namun, melalui upaya bersama, rumah sakit yang berdiri sejak 23 Februari 2016 ini kembali bangkit dengan semangat baru.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk menaikkan status RSUD BN Moutong dari tipe D menjadi tipe C.

Peningkatan status ini akan dilakukan secara bertahap, meliputi pemenuhan fasilitas kesehatan prioritas seperti radiologi, pelayanan gawat darurat, laboratorium, hingga tenaga medis spesialis.

“Kita akan memperkuat fasilitas dan sumber daya manusia. Saya optimis, dengan dukungan pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, serta mitra strategis seperti BPJS, RSUD BN Moutong akan menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Moutong dan sekitarnya,” kata Bupati.

Selain peresmian kelas rawat inap standar, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan operasi pangan murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan pelaku usaha, BUMD, dan distributor.

Program ini bertujuan menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga bahan pokok sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Bupati pun mengimbau seluruh tenaga kesehatan agar selalu memberikan pelayanan yang prima, tidak hanya mengandalkan fasilitas, tetapi juga menghadirkan keramahan, kecepatan, ketepatan, dan empati terhadap pasien.


“Ingatlah bahwa bagi masyarakat, senyum dan kepedulian tenaga kesehatan sama berharganya dengan obat yang diberikan,” pesan Bupati menutup sambutannya.

Dengan diresmikannya penerapan kelas rawat inap standar ini, RSUD Buluye Napoae Moutong diharapkan menjadi tonggak baru kebangkitan layanan kesehatan di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga:  Review LPPD 2023, Pengolahan Data yang Diperlukan Harus Sesuai Dengan Indikator Kinerja Dalam LPPD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *