Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BirokrasiDaerahParigi MoutongRagam

Begini Pesan Bupati Erwin Burase Saat Melantik 3.527 PPPK

×

Begini Pesan Bupati Erwin Burase Saat Melantik 3.527 PPPK

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase saat mengukuhkan PPPK pada momen HUT RI ke-80. ASET: Kutora.id/Arisandi.

KUTORA.ID,  Parigi Moutong – Di tengah euforia ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru saja dikukuhkan, Bupati Parigi Moutong menyampaikan pesan khusus yang sarat makna: jangan tergoda menggadaikan SK pengangkatan untuk keperluan yang tidak mendesak.

Pesan ini disampaikan langsung di hadapan para PPPK yang hadir dalam seremoni penyerahan SK pada Sabtu (17/8/2025). Bupati mengingatkan bahwa setelah menerima SK, akan muncul berbagai tawaran pinjaman dari bank maupun lembaga keuangan, dan godaan itu harus disikapi dengan bijak.

Baca Juga:  Disdikbud Parimo Validasi Data Penerima Seragam Gratis, Pastikan Tepat Sasaran dan Akuntabel

“Kalau sudah terima SK, jangan dulu digadaikan. Pasti akan banyak tawaran, apalagi jumlah kalian lebih dari 3.500 orang,” ujarnya.

Bupati pun membagikan pengalaman pribadinya saat pertama kali menjabat sebagai anggota DPR, di mana ia langsung ditawari pinjaman besar oleh pihak bank. Kala itu, ia mengaku sempat tergoda dengan iming-iming uang tunai dalam jumlah besar. Namun pada akhirnya, keputusan tersebut justru menjadi beban dalam jangka panjang.

“Waktu itu saya berpikir, kapan lagi bisa pegang uang besar. Tapi akhirnya menyesal, karena tiap bulan gaji saya langsung habis untuk cicilan. Tipis terus,” kenangnya, disambut tawa dan anggukan setuju dari para hadirin.

Baca Juga:  238 Guru PPPK di Parigi Moutong Terima SK Perpanjangan Kontrak Kerja

Menurut Bupati, keputusan untuk menggadaikan SK sebaiknya dilakukan hanya dalam kondisi benar-benar mendesak dan prioritas, seperti untuk kebutuhan kesehatan, pendidikan anak, atau kondisi darurat lainnya. Bila dilakukan tanpa pertimbangan matang, justru dapat mengganggu konsentrasi kerja dan semangat pelayanan.

“Kalau bisa ditahan dulu. Jangan sampai karena cicilan, semangat kerja menurun, malah sibuk cari kerja sampingan untuk menutup kekurangan,” tegasnya.

Lewat pesannya itu, Bupati berharap para PPPK yang baru bergabung dapat menjaga integritas, mengatur keuangan secara bijak, dan fokus menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Banggai Terima Penghargaan Kemenkumham 2024

“Jangan sia-siakan amanah ini. Jadilah abdi negara yang profesional, berdedikasi, dan menjadi contoh di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *