KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Gemuruh takbir dan suasana religius menyelimuti Lapangan Sepak Bola Desa Eeya, Kecamatan Palasa, saat rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-15 Tingkat Kecamatan Palasa resmi berakhir, Kamis malam 4 Juni 2026. Penutupan kegiatan yang menjadi agenda tahunan pembinaan keagamaan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dan disaksikan masyarakat, tokoh agama, peserta kafilah, serta unsur pemerintah daerah dan kecamatan.
Mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat yang Cinta Al-Qur’an untuk Membangun Masyarakat Mandiri dan Tangguh Menghadapi Tantangan Zaman,” MTQ tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni baca Al-Qur’an, tetapi juga wadah memperkuat syiar Islam serta menanamkan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ, mulai dari panitia pelaksana, Pemerintah Kecamatan Palasa, Pemerintah Desa Eeya, para dewan hakim, hingga masyarakat yang turut menjaga kelancaran kegiatan.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan MTQ ke-15 Tingkat Kecamatan Palasa. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan, persaudaraan, dan gotong royong yang hidup di tengah masyarakat,” ujar Erwin Burase.
Menurutnya, keberadaan MTQ memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar perlombaan untuk meraih prestasi. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan umat agar semakin dekat dengan Al-Qur’an dan mampu menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana Al-Qur’an dapat menjadi pedoman hidup, membentuk karakter, serta membimbing masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik dan bermartabat,” katanya.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.
“Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan. Kami percaya bahwa kemajuan daerah akan semakin kokoh jika ditopang oleh masyarakat yang memiliki iman, akhlak, dan moral yang baik,” tegasnya.
Ia berharap para peserta yang telah mengikuti MTQ dapat terus mengembangkan kemampuan dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an, sekaligus menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Semoga melalui MTQ ini lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya mahir membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tambahnya.
Malam penutupan MTQ berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Selain menjadi momentum evaluasi dan pembinaan keagamaan, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antarmasyarakat serta memperkuat semangat persatuan dalam mendukung terwujudnya Kecamatan Palasa yang religius, harmonis, dan berdaya saing.














