KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Ratusan jamaah memadati Masjid At-Taqwa di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, saat pelaksanaan Tabligh Akbar bertajuk “Hidup Berkah Bersama Al-Qur’an”, Jumat 8 Mei 2026. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung penuh khidmat dan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Parigi Moutong.
Acara itu terselenggara melalui kolaborasi Badan Wakaf Al-Qur’an bersama pondok pesantren, pengurus masjid, dan majelis taklim se-Kecamatan Parigi. Hadir dalam kegiatan tersebut Erwin Burase, Abdul Sahid, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Tabligh akbar menghadirkan dai nasional, Muhammad Nur Effendi, yang dikenal melalui sejumlah program dakwah di televisi nasional.
Dalam sambutannya, Abdul Sahid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tabligh akbar memiliki peran penting dalam memperkuat nilai spiritual dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Muhammad Nur Effendi yang telah memberikan tausiyah dan motivasi keagamaan kepada masyarakat Parigi Moutong.
Menurutnya, kegiatan dakwah semacam itu sangat penting dalam mendukung pembinaan moral generasi muda di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat.
“Kami berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus berlanjut karena mampu memberikan energi positif dan memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Muhammad Nur Effendi mengajak masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendidik anak-anak sejak dini.
Ia menekankan pentingnya membiasakan generasi muda membaca dan menghafal Al-Qur’an agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki karakter Islami yang kuat.
“Anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an akan menjadi generasi pembawa keberkahan, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi kedua orang tuanya,” ungkapnya.
Dalam ceramahnya, ia juga menjelaskan keutamaan membaca Al-Qur’an yang setiap hurufnya bernilai pahala dan menjadi syafaat bagi umat Islam di akhirat kelak.
Jamaah terlihat antusias mengikuti rangkaian tausiyah hingga acara berakhir. Kehadiran jajaran pemerintah daerah pada kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kehidupan religius masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi Qurani di Kabupaten Parigi Moutong.














