KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong segera menerapkan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) sebagai langkah strategis dalam penataan karier pegawai yang lebih objektif dan berbasis kinerja.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, saat agenda pengukuhan PPPK Paruh Waktu dan pelantikan pejabat struktural yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Jumat (30/1/2026).
“Kami sudah mendesain dan mengemas metode dan pola yang ada,” ujar Zulfinasran.
Ia menjelaskan, manajemen talenta ASN akan menggunakan skema sembilan kotak (nine box) untuk memetakan potensi dan kompetensi setiap ASN, baik pejabat maupun staf. Sistem ini memungkinkan pemerintah daerah menempatkan ASN sesuai kemampuan dan kinerja masing-masing.
Seluruh ASN diwajibkan menginput data kompetensi dan kinerja melalui aplikasi manajemen kinerja ASN. Data tersebut akan menjadi dasar dalam pengembangan karier, promosi jabatan, hingga penempatan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
“Masing-masing pejabat mauun pegawai negeri sipil no pejabat eselonisasi wajib untuk menginput segala potensi dirinya, kemudian kompetensi dirinya di dalam aplikasi e-ASN ataupun e-Kinerja,” terangnya.
Zulfinasran menuturkan, penerapan manajemen talenta tersebut akan menjadi salah satu penentu bagi keberlanjutan karier pejabat dan ASN yang bersangkutan.
Manajemen Talenta ASN merupakan kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu kelembagaan dan tata pelaksanaan, sistem informasi berbasis data, serta desain dan kesiapan implementasi manajemen talenta.
Melalui penerapan sistem ini, diharapkan kinerja birokrasi semakin efektif dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Parigi Moutong dapat terus meningkat.
“Kepada semua teman-teman (pejabat) disini, tolong diingatkan kepada personilnya untuk diingatkan bahwa wajib meningkatkan kompetensi dirinya masing-masing,” pungkasnya.














