Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi Moutong

Semangat Qurani Warnai Penutupan MTQ Ke-X Parigi Barat Tahun 2026

×

Semangat Qurani Warnai Penutupan MTQ Ke-X Parigi Barat Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
MTQ Kecamatan Parigi Barat Resmi Ditutup. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Gemerlap syiar Islam dan semangat kebersamaan masyarakat tampak memenuhi Lapangan Kaili Putra, Desa Kayuboko, saat pelaksanaan malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-X Tingkat Kecamatan Parigi Barat Tahun 2026, Minggu 24 Mei 2026. Cuaca hujan yang sempat turun tidak menyurutkan semangat masyarakat, peserta, dan para official untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Kegiatan penutupan berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri langsung Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, bersama unsur DPRD, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, Forkopimcam Parigi Barat, pimpinan OPD, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, serta kafilah dari seluruh desa di Kecamatan Parigi Barat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MTQ sehingga berjalan lancar, aman, dan sukses. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Lantik Bupati Parigi Moutong dan Banggai, Dorong Akselerasi Pembangunan

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada panitia, pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa Kayuboko, dewan hakim, dan seluruh masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ ini,” ujar Bupati.

Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda agar mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui MTQ, kita ingin melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan sportivitas. Ia menegaskan bahwa proses belajar dan kecintaan terhadap Al-Qur’an merupakan hal utama yang harus terus dipelihara.

“Kepada para juara saya ucapkan selamat dan terus tingkatkan kemampuan untuk menghadapi MTQ di tingkat yang lebih tinggi. Bagi yang belum berhasil, jangan patah semangat karena kesempatan untuk belajar masih terbuka luas,” ucapnya.

Baca Juga:  Dorong Media Massa Dalam Pengembangan UMKM, DiskopUKM Gelar Lomba Karya Jurnalis

Lebih lanjut, Bupati berharap kegiatan MTQ dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan semangat masyarakat dalam mempelajari Al-Qur’an sejak usia dini.

“MTQ ini bukan hanya milik peserta, tetapi milik seluruh masyarakat. Momentum seperti ini harus terus kita jaga untuk memperkuat persaudaraan dan nilai-nilai religius di tengah kehidupan sosial,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan dukungannya terhadap kesiapan Desa Kayuboko sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten Parigi Moutong ke-XX Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.

Ia memastikan pemerintah daerah akan memberikan perhatian terhadap sejumlah fasilitas penunjang, termasuk akses infrastruktur menuju lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Kami akan berupaya memperhatikan kebutuhan infrastruktur, termasuk kondisi jalan menuju lokasi, agar pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten nanti dapat berjalan lebih baik dan nyaman,” tegas Bupati.

Baca Juga:  Doa dan Harapan Iringi Keberangkatan Jamaah Haji Parigi Moutong Tahun 2026

Berdasarkan keputusan dewan hakim, Desa Kayuboko berhasil keluar sebagai Juara Umum MTQ Ke-X Tingkat Kecamatan Parigi Barat Tahun 2026 setelah mengumpulkan total 276 poin.

Sementara posisi kedua diraih Desa Lobu Mandiri dengan 139 poin, disusul Desa Parigi Mpu’u di peringkat ketiga dengan raihan 115 poin. Desa Baliara menempati posisi berikutnya dengan 107 poin, kemudian Desa Jonokalora memperoleh 69 poin, dan Desa Air Panas meraih 44 poin.

Pelaksanaan MTQ yang berlangsung selama lima hari tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai mampu mempererat hubungan antardesa sekaligus menjadi media pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap kegiatan MTQ dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana membangun generasi muda yang religius, berakhlak mulia, dan mampu membawa nama daerah pada ajang keagamaan yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *