KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Kabar baik datang bagi masyarakat Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Harapan warga untuk memiliki akses transportasi yang lebih layak mulai terwujud dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda Kodam XXIII/Palakawira, yang ditandai dengan peletakan batu pertama pada Kamis 2 April 2026.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Pangdam XXIII/Palakawira, Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Pembangunan jembatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Darat dalam mendorong pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat, tidak hanya sebagai sarana penghubung, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Infrastruktur adalah kunci pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat akan semakin lancar, akses pendidikan menjadi lebih aman, dan potensi pertanian serta pariwisata dapat berkembang lebih optimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa proyek tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui program “Gerbang Desa” yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Di tengah keterbatasan anggaran, dukungan program dari pemerintah pusat melalui TNI ini sangat membantu. Ini adalah aset yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Pangdam XXIII/Palakawira menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung percepatan pembangunan nasional, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis yang cukup besar.
“Jika ada kebutuhan mendesak masyarakat, seperti akses pendidikan atau jalur ekonomi yang terputus, silakan diusulkan. Kami siap memprioritaskan demi kepentingan rakyat,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang dinilai aktif turun langsung ke lapangan dalam memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung dengan penuh khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran TNI, pimpinan OPD, pemerintah kecamatan dan desa, serta tokoh agama dan masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi titik awal peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Nambaru. Pemerintah daerah pun menekankan pentingnya kualitas pembangunan agar jembatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang.
“Pembangunan harus dilakukan dengan standar terbaik, karena jembatan ini akan menjadi penopang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang,” pungkas Bupati.














