KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong semakin mengintensifkan koordinasi antarlembaga guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses. Berbagai aspek teknis dan pembagian tugas dibahas secara menyeluruh dalam rapat koordinasi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi vertikal.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Parigi Moutong, Selasa 4 Agustus 2026, dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Parigi, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Parigi, organisasi perangkat daerah, serta seluruh unsur kepanitiaan yang terlibat dalam pelaksanaan peringatan Hari Kemerdekaan.
Pertemuan tersebut difokuskan untuk menyelaraskan seluruh agenda yang akan dilaksanakan selama peringatan HUT RI, mulai dari upacara kenegaraan, ziarah dan penghormatan kepada para pahlawan, pemberian remisi bagi warga binaan, hingga kegiatan hiburan rakyat yang diperkirakan akan dihadiri masyarakat dari berbagai kecamatan.
Adrudin Nur mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai nasionalisme serta kebersamaan di tengah masyarakat.
“Seluruh rangkaian kegiatan telah disusun secara terpadu. Mulai dari upacara pengibaran bendera, tabur bunga di Pelabuhan Kelurahan Loji, penyerahan remisi bagi warga binaan di Lapas Kelas III Parigi, makan siang bersama di lapas, upacara penurunan bendera, hingga malam ramah tamah sebagai penutup rangkaian kegiatan,” ujar Adrudin.
Ia menjelaskan, padatnya agenda yang akan dilaksanakan membutuhkan kesiapan setiap panitia agar seluruh kegiatan dapat berlangsung sesuai jadwal tanpa hambatan.
Menurutnya, koordinasi antarseksi menjadi faktor penting karena setiap kegiatan saling berkaitan, mulai dari pengamanan, kesehatan, konsumsi, transportasi, hingga dokumentasi.
Dalam rapat tersebut, panitia juga memfinalisasi penugasan personel upacara yang melibatkan unsur TNI dan Polri. Sistem rotasi yang selama ini diterapkan tetap dipertahankan sebagai bentuk sinergi kedua institusi dalam mendukung pelaksanaan upacara kenegaraan.
“Tahun ini petugas upacara pengibaran bendera dipercayakan kepada Polri, sedangkan pelaksanaan upacara penurunan bendera menjadi tanggung jawab TNI. Mekanisme ini merupakan hasil koordinasi bersama dan akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati,” jelasnya.
Adrudin menambahkan, seluruh personel yang akan bertugas telah menyatakan kesiapan sehingga tinggal menunggu penetapan resmi sebagai dasar pelaksanaan tugas di lapangan.
Selain membahas agenda tingkat kabupaten, rapat juga mengoordinasikan persiapan menyambut kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan peringatan HUT RI di Kabupaten Parigi Moutong.
Rangkaian kunjungan gubernur meliputi ziarah nasional dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Tombolotutu di Kecamatan Toribulu, dilanjutkan doa dan dzikir kebangsaan yang diperkirakan diikuti sekitar seribu peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, panitia diminta memastikan kesiapan lokasi, pengaturan lalu lintas, pengamanan, pelayanan kesehatan, hingga fasilitas pendukung lainnya agar seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.
Pada malam harinya, masyarakat juga akan disuguhkan pesta rakyat di Lapangan Tobue, Kecamatan Toribulu. Kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan hiburan yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bagian dari semarak peringatan Hari Kemerdekaan.
Adrudin menegaskan bahwa keberhasilan seluruh agenda hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi vertikal, serta seluruh panitia pelaksana.
“Koordinasi harus terus diperkuat hingga hari pelaksanaan. Setiap pihak harus memahami tugas dan tanggung jawabnya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sukses,” tegasnya.
Ia berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Parigi Moutong tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga mampu memperkuat semangat persatuan serta meningkatkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat.
“Momentum Hari Kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan kesan positif bagi masyarakat,” pungkas Adrudin.













