PARIGI MOUTONG, KUTORA.ID – Penguatan pendidikan karakter dan penciptaan suasana belajar yang nyaman menjadi perhatian Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid saat meninjau SMP Negeri 1 Balinggi, Jumat 18 September 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Sahid berdialog dengan pihak sekolah dan menyampaikan sejumlah pesan terkait pelaksanaan pendidikan. Ia menilai keberhasilan pembelajaran tidak cukup hanya dilihat dari kemampuan peserta didik memahami materi akademik, tetapi juga dari proses pembentukan sikap dan karakter.
Menurutnya, guru memiliki tanggung jawab penting dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada siswa sejak berada di lingkungan sekolah. Pendidikan karakter dinilai perlu menjadi bagian yang menyertai setiap proses pembelajaran.
“Guru bukan hanya bertugas menyampaikan pelajaran, tetapi juga memiliki peran membentuk sikap anak. Sebelum mengejar capaian akademik, karakter dan perilaku peserta didik perlu menjadi perhatian,” kata Abdul Sahid.
Ia juga mengingatkan tenaga pendidik untuk membangun pola komunikasi yang terbuka dengan siswa. Pendekatan yang dekat dan manusiawi dinilai dapat membantu guru memahami kondisi peserta didik sekaligus menciptakan hubungan yang lebih baik selama proses belajar.
Selain aspek pembelajaran, kondisi lingkungan sekolah turut menjadi perhatian Wakil Bupati. Ia meminta kebersihan dan kerapian lingkungan terus dijaga agar sekolah menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh warga sekolah.
“Sekolah yang bersih dan tertata akan menciptakan suasana yang lebih menyenangkan. Guru bisa menjalankan tugas dengan nyaman, sementara siswa juga lebih siap mengikuti kegiatan belajar,” ujarnya.
Abdul Sahid juga mendorong kepala sekolah dan guru untuk menjaga komunikasi internal secara rutin. Menurutnya, pertemuan dan koordinasi antartenaga pendidik diperlukan untuk membahas perkembangan sekolah maupun berbagai kendala yang muncul dalam proses pembelajaran.
Ia meminta setiap persoalan yang dihadapi guru maupun siswa dapat disampaikan melalui jalur komunikasi yang baik sehingga dapat dicari jalan keluar secara bersama-sama.
“Kalau ada persoalan di sekolah, jangan dibiarkan berlarut. Kepala sekolah dan guru harus sering berkomunikasi agar setiap kendala dapat diketahui dan dicarikan penyelesaian,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, kedisiplinan tenaga pendidik juga menjadi perhatian. Abdul Sahid mengingatkan seluruh pihak di sekolah agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, termasuk memberikan perhatian terhadap kebutuhan peserta didik selama berada di lingkungan sekolah.
Ia menilai keberadaan guru bukan sekadar sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang ikut membantu membangun kebiasaan dan perilaku positif siswa.
Di sisi lain, Wakil Bupati meminta pihak sekolah terus menjalin koordinasi dengan dinas terkait dan pemerintah daerah. Laporan mengenai kondisi sekolah maupun kebutuhan yang perlu mendapat perhatian diharapkan disampaikan secara berkala.
“Koordinasi harus terus berjalan. Sekolah menyampaikan kondisi dan kebutuhannya, kemudian pemerintah melalui dinas dapat melihat apa yang perlu ditindaklanjuti,” tutur Abdul Sahid.
Ia berharap perhatian bersama terhadap kualitas pembelajaran, kedisiplinan, kebersihan serta komunikasi di lingkungan sekolah dapat mendukung terciptanya pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Kunjungan ke SMP Negeri 1 Balinggi tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap penyelenggaraan pendidikan sekaligus upaya melihat secara langsung kondisi satuan pendidikan di wilayah tersebut.













