Example floating
Example floating
Parigi Moutong

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Parimo Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan

×

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Parimo Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026. ASET: IST

PARIGI MOUTONG, KUTORA.ID – Nilai persatuan kembali menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Parigi Moutong. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan sekaligus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan membangun daerah.

Pesan itu mengemuka dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis 1 September 2026. Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, bertindak sebagai pemimpin upacara dalam kegiatan yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Abdul Sahid mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan pemerintahan dan hubungan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Diusulkan Jadi PJ Bupati, Zulfinasran Dinilai Paham Kondisi dan Kebutuhan Daerah

“Semangat Hari Kesaktian Pancasila harus kita maknai sebagai dorongan untuk terus menjaga persatuan. Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman bagi kita dalam menjalankan kehidupan bersama,” ujar Abdul Sahid.

Ia menilai keberagaman yang ada di Kabupaten Parigi Moutong merupakan bagian dari kekuatan daerah yang harus dirawat. Perbedaan latar belakang, pandangan maupun kondisi sosial tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengurangi semangat kebersamaan.

“Perbedaan adalah bagian dari kehidupan kita. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persaudaraan, saling menghargai dan mengutamakan kepentingan bersama. Dengan persatuan yang kuat, pembangunan daerah akan lebih mudah kita jalankan,” katanya.

Tema yang diangkat pada peringatan tahun ini, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, juga dinilai relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Semangat tersebut dapat diterjemahkan melalui kerja sama antara pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan pembangunan.

Baca Juga:  Kejuaraan Tarkam Kemenpora Diikuti 23 Kecamatan

Abdul Sahid mengajak aparatur pemerintah, TNI-Polri, lembaga penegak hukum, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, pemuda serta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana yang kondusif dan memperkuat semangat gotong royong.

“Gotong royong harus terus kita hidupkan. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh masyarakat agar pembangunan yang kita lakukan benar-benar memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghormati sesama, menjaga kerukunan, menaati aturan, membantu masyarakat yang membutuhkan serta menyelesaikan perbedaan melalui dialog.

“Pengamalan Pancasila tidak selalu harus dalam bentuk sesuatu yang besar. Menghargai orang lain, menjaga kerukunan, membantu sesama dan bekerja dengan penuh tanggung jawab juga merupakan bagian dari mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” ungkap Abdul Sahid.

Baca Juga:  Pedagang Pasar Sentral Parigi Diminta Tidak Gunakan Badan Jalan untuk Berjualan

Upacara tersebut diikuti anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, para Asisten Sekretariat Daerah, staf ahli Bupati, kepala perangkat daerah, jajaran TNI-Polri, Kejaksaan, Pengadilan Agama serta peserta upacara lainnya.

Peringatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat. Nilai persatuan, keadilan, gotong royong dan pengabdian diharapkan terus menjadi bagian dalam setiap langkah pembangunan Kabupaten Parigi Moutong.

“Harapan kita, momentum Hari Kesaktian Pancasila ini semakin memperkuat tekad seluruh masyarakat Parigi Moutong untuk menjaga persatuan dan bersama-sama membangun daerah. Dengan kebersamaan, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *