Example floating
Example floating
Parigi MoutongReligi

HUT ke-19 Kecamatan Balinggi Dirangkai MTQ ke-9, Semangat Kebersamaan Makin Diperkuat

×

HUT ke-19 Kecamatan Balinggi Dirangkai MTQ ke-9, Semangat Kebersamaan Makin Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Balinggi ke-19 dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Balinggi ke-9. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Peringatan usia ke-19 Kecamatan Balinggi menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Perayaan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Balinggi ke-9, Sabtu 29 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran. Ia hadir mewakili Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase sekaligus menyampaikan pesan pemerintah daerah mengenai pentingnya menjaga persatuan dalam mendukung pembangunan di tingkat kecamatan dan desa.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Zulfinasran menyampaikan bahwa perjalanan Kecamatan Balinggi selama 19 tahun merupakan bagian dari proses panjang yang telah melibatkan pemerintah dan masyarakat. Karena itu, momentum hari jadi dinilai tepat untuk memperkuat komitmen bersama menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Perjalanan 19 tahun ini menjadi catatan penting bagi Balinggi. Apa yang telah dicapai patut diapresiasi, tetapi masih banyak hal yang perlu kita benahi dan kembangkan secara bersama-sama,” ujar Zulfinasran menyampaikan pesan Bupati.

Baca Juga:  Peringati Hari Kunjung Perpustakaan, Dispusaka Parimo Gelar Lomba Ranking 1

Bupati menilai kekuatan utama Kecamatan Balinggi terletak pada potensi sumber daya serta peran masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pembangunan. Sektor pertanian, perkebunan dan peternakan disebut memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kemajuan Balinggi membutuhkan keterlibatan masyarakat, pemerintah desa dan seluruh unsur yang ada agar potensi daerah dapat dikelola secara maksimal,” kata Zulfinasran.

Selain agenda hari jadi, pembukaan MTQ ke-9 menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Pemerintah daerah berharap pelaksanaan MTQ dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan MTQ tidak semata-mata ditentukan oleh perolehan juara. Nilai yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan tersebut mampu mendorong masyarakat untuk memahami dan menerapkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Adanya Keterlambatan, 384 P3K di Parigi Moutong Terima SK

“MTQ hendaknya tidak berhenti pada kompetisi. Jadikan kegiatan ini sebagai ruang pembinaan agar generasi muda semakin dekat dengan Al-Qur’an dan mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” pesannya.

Kepada para peserta, pemerintah daerah berpesan agar seluruh perlombaan diikuti dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas dan tetap menjaga persaudaraan. Para peserta juga diharapkan mampu menjadikan MTQ sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperdalam pemahaman keagamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Zulfinasran turut mengingatkan masyarakat mengenai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan kesiapsiagaan masyarakat agar potensi bencana baik akibat kekeringan maupun curah hujan tinggi dapat ditekan.

“Kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca. Saat kemarau, penggunaan api harus dikendalikan, sementara ketika hujan meningkat, lingkungan dan saluran air harus dipersiapkan agar tidak menimbulkan masalah,” ungkapnya.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena kondisi kering dapat membuat api mudah menyebar. Di sisi lain, kebersihan drainase dan saluran air juga perlu menjadi perhatian untuk menghadapi potensi hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga:  Bupati Erwin Tegaskan Pentingnya Sinkronisasi RTRW dengan Kebijakan Pembangunan Daerah

“Langkah pencegahan harus dimulai dari lingkungan masing-masing. Membersihkan saluran air dan menjaga lingkungan merupakan tindakan sederhana yang bisa dilakukan bersama untuk mengurangi risiko bencana,” jelas Zulfinasran.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi MTQ tingkat Kecamatan Balinggi ke-9. Ajang tersebut diharapkan dapat melahirkan peserta terbaik yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang tilawah, tetapi juga memiliki karakter dan pemahaman keagamaan yang kuat.

Peringatan HUT Kecamatan Balinggi ke-19 sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan kebersamaan, kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Dengan semangat tersebut, Balinggi diharapkan terus berkembang dengan tetap mempertahankan nilai sosial, budaya dan keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *