Parigi Moutong

Bupati Erwin Salurkan Bantuan Pangan dan Santunan Korban Kebakaran di Kecamatan Tinombo

×

Bupati Erwin Salurkan Bantuan Pangan dan Santunan Korban Kebakaran di Kecamatan Tinombo

Sebarkan artikel ini
Pemkab Parigi Moutong salurkan bantuan pangan dan santunan bagi warga terdampak karhutla. ASET: IST

PARIGI MOUTONG, KUTORA.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat di wilayah pegunungan Kecamatan Tinombo yang terdampak musim kemarau berkepanjangan. Program bantuan tersebut menyasar 600 kepala keluarga di empat desa dengan total alokasi enam ton beras, disertai gula dan minyak goreng.

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat dalam kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Tinombo, Jumat 6 November 2026, Penyaluran ini merupakan salah satu bentuk penanganan pemerintah daerah terhadap kondisi kekeringan yang telah menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari keterbatasan air bersih hingga ancaman terhadap hasil pertanian warga.

Erwin mengatakan, kondisi kemarau yang berlangsung cukup lama perlu ditangani melalui langkah terpadu. Selain berdampak pada ketersediaan air dan sektor pertanian, situasi tersebut juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Atas kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan. Penetapan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk menggerakkan penanganan bersama BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, TNI, Polri, serta unsur relawan.

Baca Juga:  Cek Kesehatan dan Donor Darah Gratis Warnai HUT ke-24 Parigi Moutong

“Sebagaimana kita ketahui bersama, daerah kita sedang menghadapi musim kemarau yang cukup panjang, yang menyebabkan kekeringan di beberapa wilayah, kesulitan air bersih, gagal panen, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. Penetapan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah daerah agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Erwin.

Empat desa yang masuk dalam sasaran bantuan pangan tersebut adalah Ogoalas, Patingke, Taipaobal, dan Lombok Barat. Rinciannya, Desa Ogoalas memperoleh alokasi 1.730 kilogram beras untuk 173 kepala keluarga, Desa Patingke sebanyak 1.500 kilogram untuk 150 kepala keluarga, Desa Taipaobal 1.270 kilogram untuk 127 kepala keluarga, serta Desa Lombok Barat 1.500 kilogram bagi 150 kepala keluarga.

Baca Juga:  Ratusan KK Terdampak Banjir di Balinggi Jati, Wabup Pastikan Bantuan

Secara keseluruhan, bantuan yang dialokasikan mencapai enam ton beras untuk 600 kepala keluarga. Masyarakat penerima juga mendapatkan paket gula dan minyak goreng sebagai tambahan kebutuhan pangan rumah tangga.

Dalam penyaluran tahap awal pada Jumat tersebut, bantuan diberikan kepada warga di dua desa. Desa Patingke menerima 114 kepala keluarga dengan total 1.140 kilogram beras dan 114 paket gula serta minyak goreng. Sementara di Desa Ogoalas, sebanyak 130 kepala keluarga menerima 1.300 kilogram beras berikut 130 paket gula dan minyak goreng.

Agenda penyaluran bantuan juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada warga yang mengalami musibah kebakaran rumah di Dusun Tompeng, Desa Ogoalas. Melalui BPBD, pemerintah daerah menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp108.128.100 untuk delapan kepala keluarga.

Selain santunan tersebut, diserahkan pula 21 gulung selang air yang diharapkan dapat menunjang upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Paslon Erwin-Sahid Resmi Deklarasikan Diri Maju Pilkada Parigi Moutong

Bupati Erwin menegaskan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana dan kondisi alam. Ia meminta warga memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan serta mengingatkan jajaran terkait agar memastikan distribusi berlangsung secara transparan.

“Jumlahnya mungkin tidak seberapa, namun ini adalah wujud perhatian tulus pemerintah daerah. Mohon bantuan ini diterima dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kepada jajaran BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, Camat, dan Kepala Desa, saya harap penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua,” pesan Bupati.

Penyaluran bantuan pangan dan santunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban kebakaran. Pemerintah daerah juga mengharapkan seluruh unsur yang terlibat terus memperkuat koordinasi agar penanganan kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *