Example floating
Example floating
DaerahEkonomi BisnisParigi MoutongSulawesi Tengah

Bidik Kelancaran Investasi di Parimo, Pemprov Sulteng Berencana Buka Jalur Alternatif Sausu–Sigi

×

Bidik Kelancaran Investasi di Parimo, Pemprov Sulteng Berencana Buka Jalur Alternatif Sausu–Sigi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Jalur Sausu-Sigi. ASET: Istimewa.

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berencana membuka jalur alternatif Sausu–Sigi sebagai langkah strategis untuk memperlancar arus investasi dan distribusi barang di Kabupaten Parigi Moutong. Jalur ini diharapkan menjadi solusi bagi hambatan transportasi yang kerap terjadi di jalur utama kawasan Kebun Kopi.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan jalur ini penting karena longsor di kawasan Kebun Kopi kerap mengganggu lalu lintas, yang berdampak langsung pada kegiatan ekonomi dan investasi di daerah.

Baca Juga:  Seminar IG Durian Montong Digelar, Pemkab Perkuat Legalitas Komoditas Unggulan

Tampilkan Pos↗

“Kalau jalur Kebun Kopi terus mengalami longsor, maka arus investasi akan terhambat. Karena itu, kita buka jalan alternatif dari Sausu menuju Lembah Tomoat sampai ke Sigi,” ungkap Gubernur saat hadir pada Pelantikan Kadin Parigi Moutong, Jumat (24/1/2025).

Pembangunan jalur alternatif tersebut telah mendapat persetujuan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah serta izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pekerjaan fisik jalan direncanakan mulai tahun ini, dengan harapan jalur baru dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga:  Parigi Moutong Jadi Penopang Ekspor Durian Beku ke Pasar Internasional

Anwar menegaskan, jalur alternatif ini tidak hanya mengurangi risiko hambatan transportasi, tetapi juga memangkas waktu tempuh dan biaya distribusi bagi masyarakat serta pelaku usaha, termasuk dari Kabupaten Poso. Selain itu, jalur ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Parigi Moutong.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. ASET: Kutora.id/Galang Anarky.

“Ini bagian dari upaya kita menjadikan Parigi Moutong sebagai pusat pergerakan ekonomi dan konektivitas antarwilayah,” tegasnya.

Anwar Hafid optimistis, dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas yang memadai, Parigi Moutong berpotensi tumbuh menjadi salah satu simpul ekonomi baru di Sulawesi Tengah, mendukung investasi dan pengembangan sektor pertanian, perkebunan, serta industri pengolahan komoditas unggulan.

Baca Juga:  Anwar Hafid: Kontingen KORPRI Sulteng Harus Jaga Nama Baik Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *