KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Peran organisasi perempuan dalam pembangunan sosial dan kemasyarakatan kembali mendapat perhatian pada peringatan Milad Aisyiyah ke-109 yang berlangsung di Klinik Aisyiyah Parigi, Kelurahan Loji, Kabupaten Parigi Moutong, Senin 15 Juni 2026. Perayaan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh gerakan dakwah yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Selama lebih dari satu abad berdiri, Aisyiyah dinilai konsisten memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga pelayanan sosial. Kiprah tersebut menjadikan Aisyiyah sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, didampingi Asisten III Setda Parigi Moutong Yusnaeni, Ketua MT Kaerunnisa Hj. Marwa AM Mahdang, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Parigi Moutong, tokoh agama, tokoh perempuan, serta berbagai unsur masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Sahid menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas Milad Aisyiyah ke-109. Menurutnya, organisasi perempuan Islam tersebut telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendukung pembangunan bangsa dan daerah.
> “Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, saya mengucapkan selamat Milad ke-109 kepada Aisyiyah. Semoga organisasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan masyarakat,” ujar Abdul Sahid.
Ia menilai perjalanan panjang Aisyiyah merupakan cerminan pengabdian yang tidak pernah berhenti dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat melalui dakwah dan pelayanan sosial.
> “Aisyiyah telah menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.
Mengusung tema *”Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”*, Abdul Sahid mengatakan tema tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang dihadapkan pada berbagai tantangan sosial dan perkembangan zaman.
> “Dakwah yang dibutuhkan saat ini bukan hanya mengajak kepada kebaikan, tetapi juga menanamkan nilai toleransi, persaudaraan, dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas sebagai fondasi lahirnya generasi penerus bangsa.
> “Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Karena itu, perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
> “Sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, lanjutnya, memberikan penghargaan atas berbagai program yang selama ini dijalankan Aisyiyah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menutup sambutannya, Abdul Sahid berharap Milad ke-109 menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen pengabdian bagi Aisyiyah dalam melayani umat dan bangsa.
> “Semoga Aisyiyah senantiasa menjadi pelopor gerakan perempuan Islam yang mencerahkan, menjadi mitra strategis pemerintah, dan terus mengabdi untuk kemajuan umat serta negeri,” pungkasnya.














