Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi MoutongSulawesi Tengah

Transmigrasi Tinombala Raya Setengah Abad, Gubernur Sulteng Ajak Warga Siapkan Generasi Unggul

×

Transmigrasi Tinombala Raya Setengah Abad, Gubernur Sulteng Ajak Warga Siapkan Generasi Unggul

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Emas ke-50 Transmigrasi Unit III Giri Mulyo Tinombala Raya. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Perjalanan panjang pembangunan kawasan transmigrasi Tinombala Raya mencapai tonggak bersejarah. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Emas ke-50 Transmigrasi Unit III Giri Mulyo yang digelar di Desa Tinombala, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu 6 Juni 2026, menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para perintis sekaligus meneguhkan komitmen melanjutkan pembangunan menuju masa depan yang lebih maju.

Perayaan yang berlangsung semarak tersebut dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ny. Sry Nirwanti Bahasoan. Kehadiran rombongan pemerintah provinsi disambut antusias masyarakat melalui pertunjukan budaya Reog Ponorogo yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi yang telah tumbuh berdampingan dengan kehidupan masyarakat transmigrasi selama puluhan tahun.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan rasa syukur. Prosesi pemotongan tumpeng menjadi simbol penghormatan atas perjalanan panjang masyarakat transmigrasi yang berhasil mengubah kawasan yang dahulu penuh keterbatasan menjadi daerah yang berkembang dan produktif.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan penghargaan kepada para pelopor transmigrasi yang telah menunjukkan semangat kerja keras dan ketangguhan dalam membangun wilayah tersebut.

Baca Juga:  Irwan: Warga Tak Perlu Lagi Jauh ke Kabupaten Urus Dokumen

“Lima puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Apa yang kita lihat hari ini merupakan hasil dari pengorbanan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah para transmigran yang telah membuka jalan bagi kemajuan daerah ini. Tinombala Raya adalah bukti nyata bahwa tekad dan kebersamaan mampu menghadirkan perubahan besar,” ujar Anwar Hafid.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan saat ini harus menjadi modal untuk menghadapi tantangan masa depan, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Ke depan kita tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik. Yang lebih penting adalah bagaimana menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi melalui pendidikan dan layanan kesehatan yang berkualitas,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Program 9 Berani. Program tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, penyediaan listrik dan internet desa, hingga penguatan sektor pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Resmob Polres Parigi Moutong Tangkap Residivis Curanmor dan Pencurian Sapi

Di bidang pendidikan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen menghapus berbagai pungutan di SMA, SMK, dan SLB Negeri melalui program Berani Cerdas. Sementara melalui Berani Sehat, masyarakat diberikan kemudahan memperoleh layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP.

Selain itu, pemerintah provinsi juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur melalui program Berani Lancar, memperluas akses listrik dan internet melalui Berani Menyala dan Berani Berdering, serta meningkatkan produktivitas pertanian melalui program Berani Panen Raya.

Sementara itu, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati H. Abdul Sahid menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap pengembangan kawasan transmigrasi di Kabupaten Parigi Moutong.

“Peringatan HUT Emas ini bukan hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga momentum memperkuat semangat pembangunan desa sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia Tahun 2045,” ujar Abdul Sahid.

Baca Juga:  Wabup Sahid: ASIAFI Garda Terdepan Edukasi Masyarakat Hidup Sehat

Ia menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini, ‘Wujudkan Asa Bangsa Generasi Emas melalui Sinergitas Pembangunan Desa yang Maju dan Sejahtera’, sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kemajuan bangsa berawal dari kemajuan desa. Ketika desa berkembang, masyarakat akan semakin mandiri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Karena itu, sinergi pembangunan harus terus diperkuat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan infrastruktur, pelayanan publik, serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Perayaan HUT Emas ke-50 Transmigrasi Unit III Giri Mulyo Tinombala Raya menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kerja keras, dan kebersamaan yang diwariskan para pendahulu masih terus hidup hingga saat ini. Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bagi generasi muda untuk melanjutkan pembangunan dan membawa kawasan transmigrasi menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *