Example floating
Example floating
Example 7970x250
Parigi Moutong

Pemkab Parigi Moutong Hadirkan Pangan Terjangkau, Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga

×

Pemkab Parigi Moutong Hadirkan Pangan Terjangkau, Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga

Sebarkan artikel ini
Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan Gerakan Bersama Pengendalian Harga Pangan di Desa (Gerbang Desa) sekaligus Gerakan Pangan Murah (GMP). ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Upaya menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program unggulan dalam rangkaian Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026.

Sejak dibuka, lokasi kegiatan dipadati warga yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga sejumlah komoditas kebutuhan sehari-hari.

Berbagai bahan pangan yang tersedia dalam kegiatan tersebut meliputi beras kemasan 5 kilogram dengan harga Rp57.500 hingga Rp60.000, paket gula pasir 2 kilogram dan minyak goreng 1 liter seharga Rp40.000, gula pasir Rp14.000 per kilogram, telur ayam Rp40.000 per rak, minyak goreng 1,8 liter Rp35.000, bawang merah Rp45.000 per kilogram, serta bawang putih Rp35.000 per kilogram.

Baca Juga:  Peresmian Taman Hasan Bahasyuan Bertepatan HUT ke-21 Parigi Moutong

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Rahmatia, mengatakan pihaknya telah memastikan ketersediaan stok pangan selama pelaksanaan kegiatan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami menyiapkan sekitar tiga ton beras, tiga ton gula pasir, dua ribu liter minyak goreng, dua ratus kilogram bawang merah, dua ratus kilogram bawang putih, serta dua ratus lima puluh rak telur ayam. Seluruh stok ini disiapkan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Rahmatia.

Baca Juga:  Hardiknas Parimo: Penghargaan untuk Guru, Revitalisasi Sekolah, dan SPMB Digital

Ia menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga keseimbangan harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan murah, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid turut melakukan pemantauan langsung di sejumlah stan penjualan. Ia berdialog dengan warga sekaligus memastikan seluruh proses distribusi berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan manfaat nyata dari program ini. Pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketersediaan pangan yang mudah dijangkau,” kata Abdul Sahid.

Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Sinergi Pemkab dan TNI, Jembatan Garuda Jadi Solusi Akses Warga Desa

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan jajaran yang telah bekerja keras. Semoga kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tuturnya.

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pangan. Selain menghadirkan bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam momentum refleksi satu tahun kepemimpinan daerah.

Melalui program Gerbang Desa dan Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap ketahanan pangan daerah semakin kuat serta mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *