Example floating
Example floating
DaerahParigi MoutongRagam

350 KK Terdampak Banjir Toboli Barat, Pemkab Siapkan Pasokan Air Bersih

×

350 KK Terdampak Banjir Toboli Barat, Pemkab Siapkan Pasokan Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase meninjau lokasi banjir di Desa Toboli Barat Kecamatan Parigi Utara. ASET: Mat Daniali.

PARIGI MOUTONG, Kutora.id Sebanyak 350 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang melanda Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong langsung menyiapkan pasokan air bersih bagi warga yang mengalami kekurangan air bersih akibat kerusakan sumber air utama.

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase turun langsung meninjau lokasi banjir, Kamis (27/8/2026), untuk memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak berjalan cepat dan terpadu.

Dalam peninjauan tersebut, Erwin didampingi Plt. Kepala Dinas PUPRP Moh. Aflianto, Kepala Pelaksana BPBD Moh. Rivai, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Darlin, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Dadan Priatna, Kepala Satpol PP dan Damkar Ismet, Plt. Kepala Dinas Kominfo Hairudin, Camat Parigi Utara Muhtar, serta Kepala Desa Toboli Barat Jumran.

Baca Juga:  Rapat Pleno Golkar Parimo, Erwin Burase Tekankan Soliditas Kader

Erwin mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama karena banjir berdampak terhadap sekitar 350 kepala keluarga.

“Langkah paling penting dan pertama yang harus kita pikirkan adalah penyiapan air bersih secara darurat bagi masyarakat. Tadi tercatat sekitar 350 kepala keluarga yang terdampak dan saat ini kekurangan air bersih,” kata Erwin.

Untuk memenuhi kebutuhan sementara warga, pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan air bersih melalui penyediaan tangki dan tandon.

Erwin menjelaskan, krisis air bersih terjadi setelah sumber air utama yang selama ini melayani masyarakat Desa Toboli Barat mengalami kerusakan total akibat diterjang banjir.

Baca Juga:  Pemkab Parigi Moutong Gandeng SPPG Luncurkan Program Gizi Gratis

Sebagai solusi jangka menengah, Pemkab Parigi Moutong akan menyiapkan sumber air alternatif yang telah diidentifikasi berada tidak jauh dari wilayah terdampak dan memiliki ketersediaan air yang memadai.

“Kita akan minta tim teknis dari Dinas PUPRP segera menghitung dan merancang pembangunannya. Insya Allah bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.

Pembangunan sumber air alternatif tersebut akan mencakup pembangunan reservoir serta penggantian jaringan pipa apabila diperlukan. Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu hingga dua bulan.

Baca Juga:  Morowali Resmi Luncurkan Logo, Maskot dan Jingel Porprov X Sulawesi Tengah 2026

Selain menangani kebutuhan air bersih, Erwin meminta perangkat daerah terkait segera melakukan pendataan terhadap dampak banjir pada sektor pertanian dan perkebunan masyarakat.

Luapan sungai diketahui merendam sejumlah kebun warga yang berada di sepanjang aliran sungai. Namun, pemerintah daerah belum memperoleh data pasti mengenai luas maupun nilai kerusakan.

“Kita minta dinas terkait segera mendata agar dapat disusun langkah penanganan dan bantuan yang sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Erwin menekankan seluruh penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat terdampak.

Ia juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih dapat berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *