Example floating
Example floating
Parigi Moutong

Dorong Budaya Inovasi, Bappelitbangda Parigi Moutong Siapkan Krenova 2026

×

Dorong Budaya Inovasi, Bappelitbangda Parigi Moutong Siapkan Krenova 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Mardiana, S.E. ASET: IST

KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Kesempatan bagi masyarakat Kabupaten Parigi Moutong untuk menunjukkan karya dan gagasan inovatif kembali terbuka melalui penyelenggaraan Lomba Kreasi dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026. Kompetisi yang digagas Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) tersebut akan kembali menjadi salah satu ruang untuk menemukan berbagai ide yang berpotensi mendukung pembangunan daerah.

Rangkaian Krenova 2026 direncanakan mulai berjalan pada awal Agustus 2026. Tahapan kegiatan akan diawali dengan proses pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi terhadap inovasi yang diajukan peserta hingga tahapan penilaian dan penganugerahan bagi inovator terbaik.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Mardiana, menjelaskan bahwa Krenova merupakan agenda yang dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong tumbuhnya budaya inovasi di tengah masyarakat.

“Lomba Kreasi dan Inovasi Masyarakat atau Krenova setiap tahun kita laksanakan. Rencana tahun ini akan dimulai awal Agustus 2026, dimulai dari tahap pendaftaran, verifikasi inovator yang masuk, hingga nantinya penganugerahan,” ujar Mardiana.

Baca Juga:  Fasilitas 3R Resmi Diserahkan, Warga Baliara Diajak Kelola Sampah Mandiri

Menurutnya, meskipun jadwal pembukaan pendaftaran belum diumumkan secara resmi oleh panitia, respons awal dari calon peserta sudah mulai terlihat. Sejumlah masyarakat telah menyampaikan ketertarikan untuk mengikutsertakan karya mereka dalam kompetisi tersebut.

Mardiana mengatakan, komunikasi awal melalui kelompok atau jaringan yang selama ini digunakan untuk menyebarkan informasi Krenova telah menunjukkan adanya calon inovator yang siap berpartisipasi.

“Pendaftarannya memang belum kita buka secara resmi, tetapi dari grup yang biasa kita gunakan sudah ada sekitar 10 orang yang menyatakan akan mendaftar. Pendaftaran nantinya tidak kita batasi,” jelasnya.

Krenova 2026 tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu. Kompetisi tersebut tetap memberikan ruang kepada masyarakat umum, perangkat daerah, maupun pelaku usaha dan sektor ekonomi lokal yang memiliki gagasan, karya, maupun inovasi yang dinilai mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kebutuhan pembangunan daerah.

Dengan cakupan peserta yang luas, Bappelitbangda berharap inovasi yang masuk tidak hanya bersifat kreatif, tetapi juga memiliki nilai guna dan dapat dikembangkan lebih lanjut. Ide-ide tersebut diharapkan mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat, memperbaiki kualitas pelayanan, maupun membuka peluang baru di sektor ekonomi.

Baca Juga:  Tim Resmob Polres Parigi Moutong Ringkus Pelaku Curanmor Antar Kabupaten

Namun, penyelenggaraan Krenova tahun ini dilakukan dengan sejumlah penyesuaian. Kondisi anggaran daerah yang terbatas membuat Bappelitbangda harus melakukan penyederhanaan terhadap kategori perlombaan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, kompetisi juga memberikan ruang khusus bagi pelajar dan mahasiswa. Sementara untuk Krenova 2026, kategori yang dipertandingkan akan lebih diarahkan kepada masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan tiga kategori utama yang masih dalam tahap pemantapan.

“Tahun ini nominasi mungkin berkurang karena anggaran yang kita miliki sangat terbatas. Kalau tahun lalu ada kategori mahasiswa dan sekolah-sekolah, sekarang kemungkinan hanya tiga kategori yang difokuskan kepada masyarakat dan OPD,” ungkap Mardiana.

Meski jumlah kategori mengalami penyesuaian, Bappelitbangda memastikan substansi utama Krenova tidak berubah. Pemerintah daerah tetap ingin menjadikan kompetisi tersebut sebagai instrumen untuk mengidentifikasi berbagai inovasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan diterapkan secara nyata.

Baca Juga:  4 Program Prioritas Pemda Parimo dalam Penyusunan RKPD 2025

Keberadaan Krenova juga diharapkan mampu mempertemukan gagasan masyarakat dengan kebutuhan pemerintah daerah. Inovasi yang memiliki manfaat dan prospek pengembangan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mendorong peningkatan pelayanan publik, efisiensi tata kelola pemerintahan, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan daya saing daerah.

Bappelitbangda Parigi Moutong mengajak masyarakat yang memiliki karya, teknologi sederhana, metode baru, produk kreatif, maupun gagasan pemecahan masalah untuk mempersiapkan diri sejak awal. Semakin banyak inovasi yang masuk, semakin besar pula peluang pemerintah daerah menemukan gagasan yang dapat dikembangkan menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Dengan kembali digelarnya Krenova 2026, Bappelitbangda berharap budaya inovasi di Kabupaten Parigi Moutong semakin berkembang. Kompetisi ini tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang, tetapi menjadi langkah untuk membangun ekosistem inovasi yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *