KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Semangat mencintai Al-Qur’an kembali diteguhkan melalui penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX Tingkat Kecamatan Parigi Tahun 2026. Setelah berlangsung selama beberapa hari dengan diikuti para kafilah dari seluruh desa dan kelurahan, ajang syiar Islam tersebut resmi ditutup dalam suasana penuh khidmat di Masjid Darussalam, Kelurahan Loji, Selasa malam 30 Juni 2026.
Malam penutupan menjadi puncak rangkaian kegiatan yang tidak hanya menampilkan pengumuman para juara dari berbagai cabang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qurani dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Acara dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Parigi Moutong, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Parigi, Dewan Hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, peserta, serta masyarakat yang turut memadati lokasi kegiatan.
Mewakili Bupati Parigi Moutong, Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Marzuk Hululo, membacakan sambutan Bupati yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, pembina, peserta, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan MTQ.
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan wadah pembinaan yang memiliki nilai strategis dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat.
“MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi media dakwah dan pembinaan umat untuk semakin mencintai, memahami, serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini kita berharap lahir generasi yang religius, berakhlak mulia, dan mampu menjaga persatuan,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Marzuk Hululo.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi Qurani sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Pembinaan terhadap qari dan qariah harus terus dilakukan secara berkesinambungan agar mereka mampu mengembangkan potensi yang dimiliki dan mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi pada MTQ ke-IX Tingkat Kecamatan Parigi. Menurutnya, capaian tersebut hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.
“Prestasi yang diraih hari ini jangan membuat kita cepat berpuas diri. Jadikan keberhasilan ini sebagai penyemangat untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kualitas diri sehingga mampu meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” pesannya.
Kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara, Bupati berpesan agar tetap bersemangat dan tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai akhir dari perjuangan.
“Setiap proses adalah pengalaman yang sangat berharga. Teruslah berlatih dan jangan pernah menyerah, karena kesempatan untuk meraih keberhasilan selalu terbuka bagi mereka yang tekun dan istiqamah,” tambahnya.
Penutupan MTQ ke-IX Tingkat Kecamatan Parigi ditandai dengan pemukulan gong oleh Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesra Kabupaten Parigi Moutong mewakili Bupati sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui pelaksanaan MTQ ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap semangat membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus melahirkan generasi Qurani yang mampu menjadi teladan serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.














