KUTORA.ID, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Forum Koordinasi dan Komunikasi (Forkkom) Bappeda se-Sulawesi Tengah ke-XXIII Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa malam 31 Maret 2026, dan diikuti oleh jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.
Forum ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat koordinasi, sinkronisasi, serta harmonisasi kebijakan pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah, guna memastikan arah pembangunan berjalan selaras dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Parigi Moutong hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus membacakan sambutan Bupati. Dalam penyampaiannya, ia mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Sulawesi Tengah beserta seluruh delegasi, serta menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Parigi Moutong sebagai tuan rumah.
“Forum ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyatukan arah dan langkah perencanaan pembangunan yang terintegrasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan menuntut adanya kolaborasi lintas sektor dan wilayah tanpa dibatasi oleh ego sektoral maupun kewilayahan. Oleh karena itu, integrasi antara perencanaan kabupaten dan provinsi menjadi hal yang sangat penting.
“Perencanaan pembangunan harus selaras antara daerah dan provinsi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung visi pembangunan yang telah ditetapkan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong saat ini berfokus pada empat pilar pembangunan periode 2025–2029, yakni sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Selain itu, pemerintah daerah turut menegaskan komitmennya dalam mendukung sembilan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, di antaranya Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Lancar dan Menyala, serta Berani Makmur dan Sejahtera.
Melalui forum ini, diharapkan para Kepala Bappeda kabupaten/kota dapat merumuskan langkah konkret dalam mengimplementasikan program prioritas secara optimal, baik dari sisi perencanaan maupun penganggaran.
“Sinergi antar daerah harus terus diperkuat agar program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan Forkkom Bappeda ke-XXIII secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Rudy Dewanto, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.
Pelaksanaan forum ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi pembangunan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.














